SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Pada masa sidang I, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor bakal mebahas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). (selengkapnya lihat grafis).
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Jajat Sudrajat mengatakan, dalam penggarapan Raperda itu, dewan akan memprioritaskan beberapa Raperda yang sudah berjalan, yakni tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang sebelumnya sudah sempat dibahas tahun lalu namun belum selesai dikarenakan waktunya mepet. “Teman-teman akan memprioritaskan pembahasan RDTR. Karena sebelumnya RDTR sudah sempat dibahas di tahun lalu,” ujar Jajat kepada Metropolitan, kemarin.
Semua Raperda yang masuk ke dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda), kata Jajat, merupakan inisiatif dari sejumlah fraksi yang ada di dewan. Beberapa Raperda yang merupakan usulan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada tahun ini tak terlalu banyak. “Raperda yang akan dibahas tahun ini merupakan prioritas dan tak menutup kemungkinan jika ini selesai semua akan ditambah lagi,” terangnya.
Adanya perubahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang dilakukan beberapa waktu lalu, menurut Jajat bisa membawa perubahan menjadi lebih baik. Terlebih saat ini ketua Balegdanya adalah wanita. “Semoga saja Balegda yang sekarang bisa lebih baik karena dipimpin seorang wanita,” paparnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Untung Maryono menjelaskan, pembuatan perda di tahun ini sengaja tidak banyak. Hal itu lantaran agar setiap anggota DPRD bisa konsentrasi membuat perda dengan maksimal. “Kita bisa fokus jika hanya mengerjakan perdanya sedikit, tidak dikejar tayang,” katanya. (mam/b/ram/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY