SHARE

Kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) seperti perampokan sejumlah nasabah bank yang terjadi sepanjang 2015, menjadi target utama untuk diungkap jajaran Polres Tegal Kota di tahun 2016. Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah mengatakan, kasus begal atau perampokan yang selama ini terjadi di wilayah hukumnya sepanjang tahun lalu, kerap menimpa kalangan nelayan seperti juragan kapal atau pedagang ikan.”Kami sudah berupaya keras untuk dapat mengungkap kasus ini. Ya, tahun 2016 Polres Tegal Kota menargetkan dapat mengungkap kasus curas. Baik modusnya dengan cara mencegat korbannya di tengah jalan, modus pasang paku atau mencuri uang yang ditaruh di mobil,” tandas dia, didampingi Wakapolres Kompol Robert Sihombing.

Dia mengungkapkan, komplotan penjahat yang beraksi selama ini, modus-modusnya atau cara beraksinya hampir mirip. Itu mengindikasikan bisa juga berasal dari satu kelompok, atau memang kelompoknya lebih dari satu. Hal penting yang menjadi sorotannya, komplotan penjahat yang beraksi diduga kuat ada informannya. Dalam bahasa kriminalitas adalah ada coloknya. Atau seseorang yang menginformasi siapa yang bakal menjadi korbannya.

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY