3 Minimarket di Gunungbatu Bodong

by -

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Kebiasaan membuka usaha duluan baru mengurus izin masih terjadi di Kota Bogor. Hal itu terungkap ketika Komisi A DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah minimarket di bilangan Kecamatan Bogor Barat, kemarin. Dari tiga minimarket yang dikunjungi, semuanya bodong alias tidak memiliki izin.
“Sidak ini kita lakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang menyebutkan marak minimarket atau toko modern di Kota Bogor yang beroperasi tanpa izin,” ujar anggota Komisi A, Ahmad Aswandi di sela-sela sidak, kemarin.
Ada pun tiga minimarket yang disidak adalah Alfamidi, Indomaret dan Alfamart di bilangan Gunungbatu. Ketiga toko modern ini tak bisa menunjukkan perizinan baik itu Izin Mendirikan Bangunan (IMB), surat keterangan distribusi usaha dari kelurahan dan kecamatan serta izin lainnya.
Mereka beralasan surat izin tersebut ada di kantor pusat. Selain izin, mereka juga tidak memperjelas jam operasional minimarket. Apalagi radius toko modern dengan UMKM harus 500 meter dan juga harus melakukan penyerapan tenaga kerja lokal. “Sesuai peraturan, jam operasional minimarket Senin hingga Jumat mulai pukul 09:00 – 22:00 WIB. Sementara Sabtu dan Minggu jam operasional mulai pukul 09:00-00:00 WIB,” timpal Wakil Ketua Komisi A Jenal Mutaqin.
Disebutkan Jenal, manajemen Alfamidi dan Indomaret Gunungbatu dan Loji akan dipanggil ke DPRD dalam minggu ini. Pihak minimarket harus membawa izin-izin terkait beroperasinya minimarket. “Jika tak mau mengurus izin juga, akan diberikan peringatan tiga kali oleh pihak berwenang dari pemkot. Jika tidak diindahkan, maka akan disegel,” tegasnya.
Sementara itu, koordinator Alfamidi Kota Bogor, Yudi, yang kebetulan berada di Alfamidi Gunungbatu mengatakan, surat izin operasional mereka masih dalam proses. “Masih diproses di kantor pusat, kami belum dapat kopiannya,” jelasnya. (mam/b/ram/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *