News, Sport and Lifestyle

3 Tahun Murid SD tak Menerima Rapor

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Waduh! Ternyata puluhan ribu murid kelas satu hingga tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Bogor, belum memerima buku hasil evaluasi belajar (rapor, red) selama tiga tahun. Para peserta didik hanya menerima selembar kertas printout dari sekolahnya. ”Kata guru, buku rapornya belum ada dari Dinas Pendidikan (Disdik),” ujar Indah (36), orang tua murid SDN Sindangbarang 3 kepada Metropolitan, kemarin.
Begitu juga dengan pengakuan orang tua murid kelas satu dan dua di SDN Kecamatan Bogor Tengah dan Tanahsareal, mereka mengatakan, saat menerima rapor semester ganjil kemarin, orang tua murid hanya menerima selembar kertas berisikan nilai hasil belajar anaknya.”Hingga kini, kata wali kelas, buku rapor belum juga dikirim Disdik. Apakah Disdik Kota Bogor nggak punya anggaran, apa ada unsur kesengajaan sehingga tidak dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” katanya.
Hal senada juga diakui sejumlah kepala sekolah (kepsek) yang tidak mau disebutkan namanya, ia mengatakan bahwa sudah tiga tahun ini sekolah belum menerima buku rapor. ”Kami tidak tahu kenapa masih menggunakan printout, padahal buku rapor merupakan kebanggan orang tua murid untuk mengetahui nilai hasil belajar anaknya yang ditulis per semester itu,” ujar para kepsek.
Menurutnya, pengadaan buku rapor kurikulum 2006, merupakan tanggung jawab Disdik Kota Bogor, sedangkan sekolah hanya penerima. ”Dianggarkan atau tidak, itu urusan Disdik Kota Bogor karena buku rapor merupakan surat berharga dan bukan sekolah yang melakukan pengadaan. Jadi, tanya saja ke Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) Disdik,” kata para kepsek.
Sementara itu, Sekretaris Disdik Kota Bogor Fahrudin ketika dihubungi Metropolitan mengakui, hingga saat ini Disdik belum memberikan buku rapor, khususnya kelas satu, dua dan tiga SDN. Tapi, ia tidak menyebutkan alasannya hingga siswa kelas tiga tersebut belum memiliki buku rapor. ”Kita sedang mengupayakannya, Insya Allah, tahun depan murid kelas satu hingga kelas tiga sudah menerima buku rapor,” janjinya. (tur/ar/ram/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *