SHARE

METROPOLITAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan ketersediaan areal pemakaman bagi warganya masih sangat luas. Saat ini, Kota Depok memiliki Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dikelola seluas 41,2 hektare. Hal itu diutarakan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPU Pemkot Depok Roro Suprihatin, di Balaikota Depok, kemarin.
”Warga Depok tidak perlu khawatir atas ketersediaan lahan pemakaman. Pasalnya, Depok memiliki lahan yang cukup luas untuk pemakaman,” ujar Roro.
Dia menjelaskan, lahan pemakaman di Kota Depok tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Cilodong, Tapos, Bojongsari, Sawangan, Cipayung dan Pancoranmas.
Lahan TPU berasal dari pengembang yang harus menyerahkan sarana prasarana (sarpras) dan utilitas berupa lahan pemakaman dua persen dari luas lahan yang mereka bangun.
”Jadi, diperkirakan Kota Depok tidak akan mengalami kekurangan lahan pemakaman sampai 50 tahun mendatang,” tegasnya.
Setiap tahunnya, tambahnya, lahan pemakaman bisa bertambah secara otomatis karena developer akan menyumbangkan lahannya sebesar dua persen untuk kepentingan publik.
Setiap warga yang ingin memakamkan di TPU yang dikelola Pemkot Depok, harus membayar retribusi sebesar Rp125 ribu untuk pemakaman pertama. Selanjutnya, hanya perlu memperpanjang dengan daftar ulang sebesar Rp75 ribu setelah tiga tahun.
”Tanggung jawab kami hanya menggali dan menutup. Bila ada yang lain, semua biaya ditanggung sendiri,” katanya. (rci/sal/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY