572 Pompa Siap Beroperasi

by -

METROPOLITAN.ID | JAKARTA – Pemerintah Provinsi  (Pemprov) DKI Jakarta  siapkan 572 pompa yang tersebar di Jakarta untuk menghadapi puncak hujan. Selain itu, Pemprov juga merevitalisasi rumah-rumah pompa sudah berusia tua.

“Saya sudah inventarisasi. Saya usul ke Gubernur agar pompa lama diganti saja dengan pompa yang baru semua. Rumah pompa kita desain yang bagus supaya kita siap antisipasi banjir kapanpun. Dan pembelian peralatan ini kita serahkan ke agen tunggal pemegang merek.,” ujar Kepala Dinas Tata Air, Teguh Hendarwan  di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (26/1).

Dikatakan Teguh, setelah diinventarisir, jumlah pompa air yang ada di Jakarta mencapai 453 pompa, mulai pompa kapasitas kecil hingga besar. Namun, dari kapasitas itu, masih ada 20 unit pompa yang rusak dan sedang dalam tahap perbaikan. Menurutnya, rata-rata semua pompa air yang ada di Jakarta sudah aktif dan langsung dioperasikan untuk menekan banyaknya banjir di Jakarta.  “Semua oke. Itu hal pertama yang saya lakukan. Memang, kemarin kurang sentuhan, kurang perhatian terhadap pompa. Pompanya kurang terawat.,” katanya.

Menurut Teguh, pihaknya juga mempersiapkan 119 unit pompa mobile. Ini sebagai antisipasi munculnya genangan di jalan-jalan pasca hujan.. “Paling banyak disebar di wilayah Jakarta Utara, Barat dan Timur yang memang banyak ‎titik genangan airnya,” tandas Teguh.

Diakui Teguh, semenjak dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, dia langsung diperintahkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk membenahi rumah pompa. Dan hasilnya, 150 rumah pompa besar yang tersebar di Jakarta sudah aktif beroperasi

Dengan beroperasinya rumah pompa itu, Teguh meyakini banjir akan hilang dari Ibu Kota Jakarta. Bahkan, genangan yang terjadi pun akan cepat surut.

Menurutnya, supply listrik ke rumah pompa ini pun telah diperbaiki oleh PLN. Bahkan, setiap rumah pompa telah dilengkapi fasilitas genset dan pompa mobile, sehingga ketika supplai listrik dari PLN terputus, akan ada pasokan listrik cadangan dari genset. “Supply listrik nggak ada masalah. Seperti genangan yang terjadi di Mangga Dua, Jakarta Utara. Rupanya, PLN  membuat jaringan aru dan listriknya dimatikan. Disamping dengan PLN, kita juga punya pompa mobile. genangan mana pun pompa mobile kita bisa kemana-mana. setiap rumah pompa ada panel listrik, ada genset itu saja,” papar Teguh

Sosial Media

Terpisah, Deputi Manajer Humas PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang, Mambang Hertadi mengatakan, pihaknya telah melakukan perkuatan jaringan pada  lima  rumah pompa utama di Jakarta. Perkuatan jaringan ini, katanya di berlakukan mirip seperti pelanggan very important person (VIP).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Informatika Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Bambang Suryaputra menegaskan  akan maksimalkan fitur SMS Gateway untuk menginformasikan bencana pada warga.

Saat ini, BPBD tengah mematangkan teknis pelaksanaan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).  “Jadi kalau pintu air siaga, atau ada informasi gempa bisa langsung dibroadcast ke warga “

“Teknisnya sudah kita bicarakan dengan Kementrian Kominfo. Namun tetap juga akan diinformasikan melalui sosial media seperti Twitter yang saat ini kita followersnya sudah 130 ribu orang,” ‎ujar  Bambang.(www.koran-jakarta.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *