SHARE

METROPOLITAN.ID | Lebak – Penumpang arus balik melalui Stasiun Kereta Api Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, melonjak karena liburan panjang natal dan tahun baru 2016 pada Senin (4/1) kembali masuk kerja dan sekolah. Berdasarkan pantauan, Minggu (3/1), ribuan penumpang sejak pagi memadati Stasiun Kereta Api Rangkasbitung hingga saling berdesak-desakan dan sulit untuk bergerak karena daya tampung stasiun sudah tidak layak. Sebagian besar penumpang arus balik dari wilayah Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Serang, yang akan kembali ke daerah tujuannya setelah merayakan liburan panjang natal dan tahun baru. Mereka kebanyakan berangkat menuju Parungpanjang, Serpong, Kebayoran, Palmerah, Tanahabang-Angke juga Cilegon dan Merak. Para penumpang itu di antara mereka adalah pekerja di sektor informal seperti buruh pabrik, penata rumah tangga, buruh bongkar muat di Pelabuhan Tanjungpriuk, perusahaan swasta, pegawai negeri sipil (PNS) dan BUMN. Kami memprediksikan hari ini puncak arus balik dengan mengangkut sekitar 14.000 penumpang,” kata Kepala Stasiun Rangkasbitung Urip. Ia mengatakan, meskipun terjadi lonjakan penumpang arus balik, tetapi perjalanan KA relatif normal dan berangkat sesuai dengan jadwal. Saat ini, keberangkatan KA dari Stasiun Rangkasbitung mulai pukul 04.15 WIB dan terakhir pukul 17.20 WIB. “Semua penumpang itu terangkut dengan prekuensi keberangkatan pulang pergi sekitar 18 KA menuju Jakarta dan Merak,” katanya. Mulyadi, seorang penumpang warga Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak mengaku dirinya terpaksa berdesakan di Stasiun Rangkasbitung untuk bisa kembali ke Jakarta. Sebab, hari ini liburan sudah berakhir dan Senin (4/1) besok sudah kembali bekerja. “Kami di kampung hanya menikmati liburan selama empat hari dan kembali lagi bekerja ke Jakarta dengan naik KA itu,” katanya.(BERSAT)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY