SHARE

METROPOLITAN.ID – Puluhan sepeda nam pak memenuhi jalan sekitar PT Antam Tbk, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Bo­gor, pagi kemarin. Mereka tampak asyik menikmati pemandangan sekitar sambil terus menggenjot sepeda. Sesekali, rombo ngan berhenti dan menyapa warga di sekitar lokasi. Ternyata mereka semua rombongan Polres Bogor yang melakukan Gowes Kamtibmas. Bersama seluruh kapolsek di wilayah Polres Bogor, karyawan PT Antam dan masyarakat berkeliling dari PT Antam hingga wilayah Perempeng.Selain bersepeda, rombongan kemudian melakukan salat Jumat berjamaah. Kegiatan itu merupakan rangkaian acara setelah Apel Gabungan Kesadaran Hukum dan Pengamanan di Kecamatan Nanggung. Dipimpin Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto bersama wakapolres, kapolsek jajaran Polres Bogor, Dalmas Polres Bogor, Pam Obvit Polda Jabar dan Koramil Nanggung serta karyawan PT Antam.Kegiatan tersebut merupakan refleksi penertiban besar-besaran gurandil yang beroperasi di wilayah PT Antam beberapa waktu lalu. Selama penertiban, Polres Bogor sudah menangkap 50 tersangka. “Kami tidak hanya melakukan penegakan hukum, namun juga melakukan pendekatan kepada masyarakat dibantu muspika. Seperti sekarang,” kata Suyudi.Berkat keinginan yang teguh, sambung Suyudi, permasalahan penambang liar dapat diselesaikan bertahap. Ia berharap langkah itu menjadi barometer di tempat-tempat lain. “Kita harus belajar dari pengalaman yang pernah terjadi. Semoga ke depannya lebih baik,” imbuhnya.Suyudi berharap, PT Antam segera mengeluarkan CSR-nya membantu masyarakat sekitar serta melakukan pendekatan dan mengingatkan tokoh masyarakat agar tak lagi terjadi pencurian emas ilegal. “Alhamdulillah berkat sinergitas, keinginan, kegigihan, keikhlasan dan ridho dari Allah kita semua mampu melakukan penertiban penambang liar sampai kondisi saat ini,” kata Suyudi. (fin/c/er/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY