SHARE

METROPOLITAN.ID| BeritaMeski tahun 2015 sudah berlalu, namun pihak kepolisian kota Depok terus gencar melakukan razia narkoba dan miras ke sejumlah lokasi rawan kejahatan dan tindak kriminal yang kerap meresahkan masyarakat. Terbukti, dari hasil kegiatan yang dilakukan oleh petugas pada beberapa waktu lalu, petugas berhasil mengamankan ribuan botol miras berbagai merk yang langsung diangkut ke kantor sebagai barang bukti. Selain daripada itu, petugas juga sempat mengamankan sejumlah pengendara kendaraan bermotor yang tertangkap tangan sedang melakukan aksi balap liar di sepanjang jalan Limo, Cinere, Depok. Kendaraan mereka pun juga ikut diamankan petugas lantaran pengendara tidak dapat menunjukkan surat surat kelengkapan berkendara. Kapolsek Limo, Kompol Hendrik Situmorang mengatakan, pihaknya sengaja menggelar operasi cipta kondisi dengan maksud menjadikan wilayahnya agar selalu dalam keadaan kondusif, aman dan tertib hukum. Selain daripada itu, operasi tersebut digelar lantaran liburan panjang akhir tahun ini banyak dimanfaatkan oleh sejumlah pemuda pemudi untuk melakukan aksi melanggar hukum misalnya mabuk mabukan dan balapan liar. “Kami sejatinya sudah melakukan pengarahan kepada seluruh pedagang yang ada untuk tidak berjualan miras ilegal. Meski larangan telah kami edarkan, namun tetap saja masih banyak yang menjual barang terlarang tersebut secara diam diam. Maka daripada itu, kami selaku petugas yang bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban hukum segera melakukan tindakan preventif dengan mengamankan ribuan botol miras ilegal,” jelasnya kepada wartawan di Depok, Senin (04/01/2015). Operasi yang tepatnya digelar petugas di kawasan Gandul dan samping Grogol pada waktu itu telah berhasil digelarnya dengan mengamankan sebanyak 13 orang pedagang miras beserta barang dagangannya ke kantor guna diberikan arahan dan bimbingan agar tidak lagi melakukan hal tersebut dikemudian hari. Selain melanggar hukum, hal tersebut juga dapat membahayakan para konsumen. “Sebanyak 13 pedagang yang menjual miras ilegal beserta barang dagangannya langsung kami amankan ke kantor. Untuk barang bukti nanti kami akan proses dan kami musnahkan, sedangkan para penjualnya akan kami data dan kami berikan bimbingan agar kedepannya mereka tidak lagi menjual barang barang terlarang tersebut,” tuturnya. Sedangkan untuk sejumlah pengendara kendaraan sepeda motor juga langsung diamankan petugas guna di data dan diberikan pengarahan terkait dampak kerugian yang timbul akibat balapan liar yang mereka lakukan. Untuk kendaraannya yang bermerk Yamaha RX-King masih diamankan oleh petugas di kantor karena dokumen kelengkapannya tidak ada. “Kendaraan yang kami amankan masih kami sita di kantor kami sampai dengan para pemilik dapat menunjukkan surat surat kelengkapannya. Sampai saat ini, kendaraan masih tersimpan baik di kantor. Kami menghimbau kepada para pemilik kendaraan tersebut, agar segera mengambil kendaraannya dengan syarat harus membawa dokumen dan identitas yang jelas ke kantor kami,” tutupnya.(hrndpk)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY