Ayah Mirna: Jessica Bohong Sama Saya

by -1 views

METROPOLITAN.ID – Polisi belum juga menetapkan tersangka terkait kematian Wayan Mirna Salihin yang tewas lantaran diduga diracun sianida. Ayahanda Mirna, Dermawan Salihin, kembali diperiksa polisi sebagai saksi.
”Intinya gini deh, anak saya mati yang beli kopi dia,” kata Dermawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, kemarin. ”Ya tahu sendiri lah, semua juga tahu kan nggak mungkin terjadi itu,” imbuhnya saat didesak siapa dia yang dimaksud Dermawan.
Dermawan berharap, kasus ini segera tuntas dan polisi   dapat menetapkan siapa tersangkanya. ”Saya minta kasus ini bener-bener dibongkar, kalau tidak ya sangat berbahaya kan orang udah ngeracun nggak ada hukumnya gitu. Saya sih hanya berdoa insya allah, Allah itu kan maha besar tapi pasti ada jalan olehnya, ya kan? Itu aja,” harapnya.
Lebih lanjut Darmawan mengatakan, Jessica telah berbohong kepadanya soal minuman yang ia minum saat bertemu putrinya di Restoran Olivier, Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta, 6 Januari lalu.
Kepada Dermawan, Jessica mengaku hanya meminum air mineral. Padahal dalam nota pembayaran tidak tercantum air mineral seperti yang disampaikan Jessica.
”Dia (Jessica) bohong sama saya. Saya bilang ke dia, ’Anak saya minum kopi meninggal, kamu minum apa?’ Minum air mineral katanya. Ya sudah itu saja bisa dibayangkan,” ujar Darmawan.
Darmawan menjelaskan, dalam bukti nota yang diketahuinya, saat itu hanya ada tiga jenis minuman yang dipesan, yakni dua gelas cocktail dan kopi vietnam yang diminum anaknya.
Oleh karena itu, Darmawan yakin Jessica tidak terus terang dalam menyampaikan kebenaran yang terjadi dalam kasus kematian putrinya. ”Di bonnya ada tiga (minuman), dua cocktail dan satu es vietnam kopi. Gimana ada air mineral? Yang saat itu dia minum cocktail yang ada alkoholnya,” ungkapnya.
Darmawan mengatakan, tak benar ia mengenal sosok Jessica sejak lama. Ia mengaku baru mengenal Jessica ketika sang putri meninggal di rumah sakit karena keracunan sianida. ”Saya baru lihat dia (Jessica) di rumah sakit waktu Mirna sudah nggak ada,” akunya.
Namun Darmawan tak mau berspekulasi pembunuh Mirna adalah Jessica. Sebab, hanya polisi yang bisa menyimpulkan siapa pembunuh putrinya.
Sementara itu, Jessica dalam berbagai kesempatan sudah menegaskan sama sekali tidak tahu menahu soal racun di dalam kopi Mirna. Begitu pula pengacara Jessica, Yudi Wibowo yang meminta uji forensik RSCM agar independen hasil pemeriksaan.
Jessica sendiri mengaku tak terlibat dalam kematian Mirna. Ia berulang kali menyatakan tak bersalah, sampai mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk mengadu karena merasa dipojokkan oleh polisi dan media.
Jessica bahkan mengaku sangat kehilangan sosok Mirna yang tewas usai minim kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia sekitar awal Januari. Dia mengaku sangat sedih lantaran kehilangan teman baiknya itu, apalagi sekarang terus disudutkan sebagai pelaku yang membunuh kawannya sendiri.
Saat ditanya bagaimana sebenarnya sosok Mirna di mata dia, Jessica  mengaku sebenarnya temannya itu, terutama tentang karya-karya desain Mirna.  “Mirna itu sangat kreatif,” ujarnya.
Mirna dan Jessica memang sama-sama menempuh pendidikan di Billy Blue Collage of Design, Sidney-Australia. Di sana Jessica mengambil jurusan multimedia, sedangkan Mirna menempuh jurusan desain grafis. “Saya suka dengan gaya desain Mirna. Menurut saya keren dan tidak norak,” imbuhnya.
Tak hanya itu, dia juga mengenal Mirna sebagai teman yang baik dan tidak aneh-aneh. “Dia juga orang yang sangat sayang kepada keluarganya,” kata Jessica.(de/jp/er/py)

Loading...