Banyak yang Mangkrak, e-KTP Dicetak di Kecamatan

by -

METROPOLITAN.ID | RANCABUNGUR – Ratusan warga di Kecamatan Rancabungur hing­ga kini belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Hal tersebut disinyalir akibat kantor kecamatan tidak memiliki alat perekam e-KTP sendiri. Hal ini pun dikeluhkan warga yang kesal lantaran sudah berbulan-bulan membuat e-KTP tapi tak kunjung selesai.
“Sudah enam bulan membuat e-KTP sampai sekarang belum selesai,” ujar warga Desa Bantarjaya Agung, kemarin. Ia mengaku sangat membutuhkan e-KTP tersebut untuk melamar pekerjaan.
“Saya sudah ajukan sejak April 2015 silam dan berharap pemerintah setempat maupun daerah dapat memperhatikan masalah ini,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kecamatan Rancabungur Dedi Mulyadi menuturkan, saat ini ada sekitar 600 warga yang belum memiliki e-KTP. Sebab, mesin cetak di Dinas Kependukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor rusak.
“Selain mesin yang rusak, data yang menumpuk merupakan salah satu faktor keterlambatan,” paparnya.
Menurutnya, saat ini petugas dari kecamatan sedang dibina untuk melakukan pencatatan e-KTP agar nantinya bisa dicetak di kecamatan.(yos/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *