SHARE

METROPOLITAN.ID | Pascaledakan bom di Kawasan Sarinah, Jakarta Selatan, yang menewaskan 7 orang, polisi dan TNI memperketat pemeriksaan di Pelabuhan Bakauheni, LampungCalon penumpang kapal yang ada di dalam bus pun tak luput dari pemeriksaan. Bahkan, sejumlah barang bawaan yang dicurigai dibongkar paksa oleh polisi, baik yang di dalam tas maupun peti.Khusus di Pelabuhan Bakauheni, polisi menerjunkan 60 personel yang ditempatkan di pintu masuk pelabuhan, loket kantong parkir, Dermaga I-VI, dan GangwayPolisi menduga Bakauheni merupakan jalur padat yang sering dilintasi para teroris untuk masuk ke Pulau Jawa. Pengamanan ini juga untuk mempersempit ruang gerak para teroris.Selain Bakauheni, razia juga difokuskan di Bandara Radin Inten, pusat perbelanjaan dan beberapa titik strategis lainnya. Untuk satu titik lokasi ditempatkan 10 hingga 30 personel. “Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika melihat gerak gerik seseorang yang mencurigakan, karena diduga kawanan teroris yang belum tertangkap akan meloloskan diri ke Sumatera,” kata Kabag Ops Polres Lampung Selatan, Kompol Yustam Dwi Heno, Jumat 15 Januari 2016.Sebagaimana diketahui, serangkaian ledakan terjadi di Jakarta, Kamis pagi, 14 Januari 2016. Ledakan pertama terjadi di gerai kopi Starbucks dan disusul ledakan lebih besar di pos polisi di Jalan MH Thamrin, persis di depan pusat belanja Sarinah. 7 Orang dinyatakan tewas, termasuk 4 di antaranya pelaku.(VV)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY