News, Sport and Lifestyle

Bogor Sarang Bandar Narkoba

METROPOLITAN.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) memerintahkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor bekerja lebih giat melakukan pencegahan, memberdayakan, rehabilitasi dan memproses secara hukum. Bahkan, BNN
juga mengultimatum BNNK
agar 2016 lebih baik dari 2015.
KEPALA BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Polisi Iskandar Ibrahim mengatakan, target BNNK diprioritaskan untuk menuntaskan sindikat dan pemetaan jaringan narkoba di Kabupaten Bogor. Karena itu, dibutuhkan kerja sama yang baik antara BNNK dengan masyarakat.
“Tidak mungkin BNNK saja yang bekerja. Kami hanya sebagai tempat pelayanan masyarakat, apakah itu pengaduan, rehabilitasi dan aktivitas masyarakat. Jadi, harus ada dukungan pemerintah dan masyarakat,” kata Iskandar saat menghadiri peresmian gedung baru BNNK Kabupaten Bogor di Jalan Raya Sukahati, Nomor 19, Kecamatan Cibinong, kemarin.
Ia tidak menampik jika peredaran narkotika di Kota dan Kabupaten Bogor serta Depok cukup tinggi. Untuk itu, BNNK harus dibentuk di seluruh daerah Jawa Barat. “Kami akan lakukan bertahap karena anggarannya terbatas,” ucapnya.
Kepala BNNK Bogor Nugraha Setya Budi mengatakan, tugas BNNK tak hanya mencari dan merehabilitasi penyalahgunaan narkotika, tapi juga memantau pergerakan bandar. Sebab, di Kabupaten Bogor kasus peredaran narkoba lebih dominan ditujukan kepada bandar dan jaringannya.
”Kami memprioritaskan pencegahan narkoba dengan mencokok bandar narkoba. Terutama bandar ganja dan sabu,” jelasnya. Menurut Budi, banyak wilayah di Kabupaten Bogor yang menjadi sarang bandar. Melalui kaki tangan dan jaringan bandar, barang haram itu akhirnya beredar. Pihaknya pun terus berupaya memetakan semua tempat rawan peredaran narkoba di Kabupaten Bogor. “Wilayah perbatasan kita awasi ketat. Selain itu, juga kampus dan tempat hiburan malam,” tuturnya.
Dalam membungkus barang haram itu, sambung Budi, mereka biasanya mengemas dalam bentuk kemasan berupa makanan, minuman, bahan pokok dan lainnya.
“Mereka lebih pintar, kami juga harus lebih teliliti,” katanya. Dia menjelaskan, selama 2015 BNNK telah menangkap lima bandar narkoba di Kabupaten Bogor jenis sabu dan ganja.(rez/c/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *