SHARE

METROPOLITAN.ID | Islamabad, – Setidaknya 15 orang tewas dalam ledakan bom yang menargetkan para polisi di luar pusat vaksinasi polio di Pakistan. Sebagian besar korban tewas adalah polisi yang bertugas melindungi para pekerja vaksinasi polio.Saat kejadian, para polisi tengah berkumpul di luar pusat vaksinasi polio untuk menjaga para pekerja, yang tengah melakukan kampanye vaksinasi polio di kota Quetta, ibukota provinsi Balochistan. Kampanye tersebut telah memasuki hari ketiga.”Ada 15 orang tewas, termasuk 12 polisi, satu paramiliter dan dua warga sipil,” tutur pejabat kepolisian setempat seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (13/1/2016).Diimbuhkan pejabat tersebut, sedikitnya 10 orang luka-luka dalam insiden itu, yang terdiri dari sembilan polisi dan seorang warga sipil.Ledakan bom itu disebutkan sebagai aksi bom bunuh diri. “Itu ledakan bunuh diri, kami telah mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi,” kata Ahsan Mehbo, kepala kepolisian provinsi Balochistan kepada Reuters, Rabu (13/1/2016).Seorang dokter di rumah sakit Sandeman di kota Quetta mengkonfirmasi jumlah korban jiwa dalam insiden tersebut. “Sejauh ini 15 jasad telah dibawa ke rumah sakit ini,” ujarnya.Pakistan hingga kini masih menjadi negara yang mengalami wabah polio. Upaya pemberantasan penyakit ini dipersulit oleh serangan-serangan militan terhadap tim-tim vaksinasi, yang telah merenggut nyaris 80 nyawa sejak Desember 2012. Para militan mengklaim kampanye vaksinasi polio merupakan bentuk spionase ataupun konspirasi untuk mensterilkan muslim.(DE)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY