SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Selain Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Fraksi Partai Gerindra, sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor juga melakukan bongkar pasang Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Perombakan total terjadi pada masing-masing ketua komisi. Hal tersebut dilakukan untuk menambah pengetahuan setiap anggota DPRD di salah satu komisi yang ada.
Wakil Ketua DPRD Jajat Sudrajat mengatakan, perubahan AKD ini hampir ada di setiap komisi. Di antaranya Jenal Mutaqin dari Fraksi Partai Gerindra yang sebelumnya memipin Komisi A, digantikan Didin Muchidin dari Fraksi Amanat Bintang Restorasi Bangsa. Teguh Rihananto dari Fraksi PKS yang sebelumnya memimpin Komisi B, digantikan Mardinus Haji Tulis dari Fraksi Hanura. “Dengan adanya AKD ini semua anggota dewan nantinya akan menguasai semua bidang yang ada di setiap komisi, tidak hanya satu komisi saja,” ujar Jajat kepada Metropolitan, kemarin.
Tak hanya Komisi A dan B saja, Yus Ruswandi dari Fraksi Golkar yang sebelumnya memimpin Komisi C pun digantikan Zaenul Mutaqin dari Fraksi PPP. Lalu untuk Komisi D yang sebelumnya dijabat Ujang Sugandi dari Fraksi PDI P, digantikan R Dodi Setiawan dari Fraksi Partai Demokrat. “Perubahan AKD ini dilakukan maksimal dua tahun sekali. Kita sudah dua tahun menjabat dan sekarang sudah bisa dilakukan,” terangnya.
Selain itu untuk komposisi Wakil Ketua Komisi A dijabat Jenal Mutaqin dari Fraksi Gerindra dengan sekretaris Ujang Sugandi. Wakil Ketua Komisi B dipegang Eka Wardhana dari Fraksi Golkar dengan sekretaris Adityawarman dari Fraksi PKS. Wakil Ketua Komisi C diisi Abuzar dari Fraksi PKS dengan sekretaris R Oyok Sukardi dari Fraksi Golkar. Lalu terakhir Wakil Ketua Komisi D diisi Riana Puspitarasari dari Fraksi PPP dengan sekretaris H M Idris dari Fraksi Gerindra.
Perombakan juga terjadi pada komposisi Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) yang awalnya dipimpin Bambang DW dari Fraksi Demokrat, kini digantikan Rusmiati Ningsih dari Fraksi PDIP. Badan Kehormatan (BK) dari sebelumnya dijabat Andi Surya Wijaya dari Fraksi PPP, kini digantikan Atmadja dari Fraksi Golkar. Sedangkan untuk ketua Badan Musyawarah dan Badan Anggaran tetap dipimpin Untung W Maryono yang juga Ketua DPRD dari Fraksi PDIP.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Sopian menyatakan, sesuai hasil kesepakatan bersama antar pimpinan DPRD dan seluruh pimpinan fraksi, dengan rasa kebersamaan serta musyawarah mufakat akhirnya perombakan AKD bisa dilakukan di awal 2016 ini. “Mudah-mudahan komposisi AKD yang baru ini akan memacu kinerja DPRD Kota Bogor menjadi lebih baik lagi ke depannya. Banyak agenda-agenda yang harus dilakukan, terutama soal program-program yang sudah direncakan,” katanya.
Sopian menambahkan, setelah terbentuknya komposisi AKD DPRD yang baru, hari ini Badan Musyawarah (Banmus) beserta seluruh anggotanya sudah melaksanakan kegiatan rapat penjadwalan agenda-agenda. Terutama soal pembahasan tentang evaluasi gubernur Jawa Barat menyangkut APBD murni Kota Bogor 2016. “Selain itu, penjadwalan DPRD akan disesuaikan dengan rencana kerja DPRD,” kata dia. (mam/b/ram/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY