News, Sport and Lifestyle

Citilink Berikan Bantuan Parasut untuk Aves

METROPOLITAN.ID | Jakarta – PT Citilink Indonesia, Minggu (10/1) memberikan bantuan berupa ‎parasut kepada organisasi penerjun Aves yang berada di bawah naungan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) di Jakarta.

Pemberian ‎parasut tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi para penerjun profesional agar bisa lebih berkembang dengan fasilitas yang menunjang dalam berbagai kesempatan latihan dan kompetisi.

‎Direktur Komersial PT Citilink Indonesia, Hans Nugroho, mengatakan sebagai maskapai yang memiliki segmentasi konsumen terbesar dari generasi muda dan eksekutif yang fun dan dinamis, maka pihaknya berupaya meningkatkan kepedulian terhadap komunitas yang aktif dan berdampak positif.

“Kami ingin meningkatkan keberadaan Citilink sebagai maskapai yang dekat dengan komunitas olah raga. Aves kami pilih karena sebagai organisasi yang menaungi para penerjun sipil memiliki peran yang penting dalam prestasi olahraga terjun di tingkat internasional dan mengharumkan nama bangsa,” ujar Hans, Minggu (10/1) di Senayan, Jakarta Pusat.

Menurut Hans, saat ini Citilink terus merangkul berbagai komunitas dalam pengembangan komunitas, selain olahraga terjun payung, pihaknya juga sudah mulai menggandeng komunitas sepeda, lari, offroad‎, serta beberapa komunitas motor.

“Memang kuantitas komunitas yang kami rangkul belum banyak, namun kami memiliki visi untuk lebih meningkatkan peran komunitas olahraga terutama kami mulai dari daerah yang memiliki potensi lebih besar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Aves Indonesia, Hardi Soesilo, mengatakan pemberian parasut dengan empat layer yang diberikan oleh Citilink merupakan bentuk dukungan yang positif untuk membangkitkan prestasi Aves dalam aspek pembinaan anggota.

“‎Kami ingin Aves ini kembali melahirkan penerjun yang bisa berprestasi di kompetisi nasional maupun internasional, dengan pemberian parasut dan berbagai dukungan lainnya, maka anggota kami bisa lebih terpacu untuk meningkatkan prestasinya dan memenuhi prasayarat jam terbang untuk kompetisi internasional,” kata Hardi.

‎Ia mengungkapkan terjun payung merupakan olahraga yang tidak murah dari segi biaya, oleh sebab itu pihaknya betul-betul melakukan seleksi terhadap anggota yang akan bergabung dalam Aves agar benar-benar memiliki kemampuan yang baik.

“Dengan pembenahan organisasi dari sistem rekrutmen maupun struktur dan administrasi organisasi yang baik‎, serta didukung prestasi yang diukir anggota dalam berbagai kompetisi ke depan menjadi misi utama kita,” lanjutnya.(Bs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *