News, Sport and Lifestyle

Copot Fahri Tanpa Alasan Konstitusional, PKS Bisa Dibubarkan

METROPOLITAN.ID | JAKARTA – Irmanputra Sidin mengatakan sebagai wakil ketua DPR, Fahri Hamzah sedang menjalankan fungsi negara.

Menurut Pakar Hukum Tata Negara Pendiri Sidin Constitution itu, jika PKSmencopot Fahri Hamzah  dari jabatannya tanpa alasan yang telah diatur konstitusi maka sama halnya PKS mengganggu fungsi negara.

“Sebagai wakil ketua DPR, Fahri Hamzah itu sedang menjalankan fungsi negara. Rakyat berhak mengingatkan kepada PKS bahwa mencopot Fahri Hamzah dari jabatannya tanpa alasan yang konstitusional maka ini sama halnya dengan mengganggu fungsi negara,” ujar Irman di Jakarta, Selasa (12/1/2016).

PKS tentunya  tidak mau harus berhadap-hadapan dengan rakyat maupun berhadapan dengan konstitusi termasuk jika mencari-cari alasan dengan mencabut keanggotaan Fahri Hamzah sebagai kader PKS yang dinilai akan bisa memaksa Fahri hengkang dari jabatannya.

“Ada legitimasi, legalitas dan konstitusionalitas yang bisa menjadi ancaman bagi keberadaan  partai. Jika memaksa apapun alasan yang tidak sesuai konstitusi, maka partai bisa dibubarkan. Ini seharusnya dipaham oleh para politisi dan partai politik,” katanya.

Sementara itu Fahri Hamzah sendiri Senin malam (11/1) di sela-sela kedatangannya ke DPP  PKS demi memenuhi pemeriksaan Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) PKS, sudah mengambil langkah dengan melaporkan kembali dua petinggiPKS yaitu, Wakil Sekretaris Jenderal PKS Mardani Ali Sera serta Ketua DPP PKS Bidang Politik Hukum dan HAM Al Muzzammil Yusuf karena telah menjadi penyebab kekacauan internal PKS.

Menurut Fahri keadaan kacau yang ditimbulkan kedua elit PKS itu karena telah meminta Fahri mundur sebagai wakil ketua DPR karena dianggap membela Mantan Ketua DPR, Setya Novanto dan melaporkannya  ke BPDO yang dianggap Fahri melanggar AD/ART partai.

“Menurut saya, keributan ini mereka yang buat. Kok jadi saya yang malah dituduh. Ya, saya laporkan mereka balik,” ujar Fahri.

Dalam kesempatan itu Fahri tidak menyebutkan apakah laporan itu diterima oleh BPDO atau tidak.

Dia juga tidak menjelaskan tanggapan BPDO atas laporan itu.

Namun dirinya berharap  BPDO menindaklanjuti laporannya tersebut agar kedua petinggi PKS itu merasakan apa yang dia rasakan pula.

“Ya, apa boleh buat. Jadi beginilah caranya. Ya, mudah-mudahan semuanya mendapatkan pelajaran,” katanya.(TN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *