News, Sport and Lifestyle

Demo Tuntut Kadindik Mundur Ricuh

METROPOLITAN.ID  | TANGSEL – Aksi menuntut Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak hanya dilakukan mahasiswa dari Gema Kosgoro saja. Kali ini, giliran mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pamulang Cabang Ciputat, Kota Tangsel juga menuntut hal sama. Namun, aksi yang dilakukan mahasiswa kali ini berujung ricuh bahkan nyaris adu jotos antara mahasiswa dengan petugas kepolisian yang pada Selasa (19/1/2015) siang itu tengah berjaga-jaga mengamankan jalannya aksi.
Pantauan di lokasi, kericuhan yang nyaris berujung adu jotos tersebut dipicu lantaran mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya di depan gerbang Dindik Tangsel yang meminta Kadindik Mathoda segera keluar menemui mahasiswa. ”Keluar Mathoda, kami minta bapak keluar,” kata seorang mahasiswa dalam orasinya.
Tak puas berorasi di depan pintu gerbang yang meminta Kadindik Tangsel segera keluar, aksi mahasiswa pun terlihat mulai memanas. Hal itu terlihat ketika mahasiswa mulai merangsek masuk ke dalam area Kantor Dindik Tangsel yang saat itu dijaga puluhan petugas kepolisian.
Aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas kepolisian pun tak terelakkan. Hal ini terjadi ketika mahasiswa berusaha membakar replika pocong-pocongan yang di atasnya terdapat topeng wajah Kadindik Tangsel, Mathoda.
Akan tetapi, belum sempat api menjalar membakar habis replika pocong-pocongan tersebut, dengan sigap petugas kemudian mengambil replika pocong itu. Entah siapa yang memulai lebih awal, aksi yang dilakukan mahasiswa itu pun semakin mencekam. Bahkan terjadi saling kejar-kejaran antara mahasiswa dan petugas.
Kasie Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada Dindik Tangsel Sapta Mulyana sangat menyayangkan terjadinya kericuhan tersebut. Menurut Sapta, Dindik telah berusaha melakukan mediasi kepada mahasiswa, namun tawaran tersebut ditolak mahasiswa. ”Dindik dan kepolisian sudah berupaya melakukan mediasi kepada mahasiswa namun mereka menolak,” ucapnya. (dra/ded/sal/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *