SHARE

METROPOLITAN.ID – Gembong narkoba Freddy Budiman menyampaikan pengakuan mengejutkan. Pria yang divonis mati itu kini lebih banyak memperdalam ilmu agama dan rajin beribadah serta pasrah jika suatu hari dieksekusi mati.
Pengakuan Freddy disampaikan kepala Lapas Kelas III Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Gumilar Budimulya, beberapa waktu. ”Sekarang dia pasrah mau ditembak kapan juga,” katanya.
Saat dipindahkan ke Lapas Gunungsindur dari Lapas Nusakambangan, Cilacap, 11 Desember 2015 lalu, Freddy hanya membawa baju dan Alquran.
Kabar yang berkembang bahwa Freddy Budiman bergabung dengan ISIS tidak bisa dijelaskan Gumilar. ”Dari kecil dia sudah Islam, hanya sekarang dia lebih rajin ibadah dan mengaji,” katanya.
Setelah berbincang langsung dengan Fredy, penampilannya saat ini jauh berbeda dari sebelumnya. Perubahan lainnya adalah jenggot yang tumbuh lebat di dagunya.
Sebelumnya diberitakan, Freddy Budiman kembali menjadi sorotan. Pria yang kini mendekam di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, itu kabarnya bergabung dengan ISIS.
Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Densus 88 untuk mengecek kebenarannya. ”Itu yang menyelidiki kan Densus, saya akan cek ke Densus,” ujar Badrodin, kemarin.
Sedangkan terkait mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok Agustian Hermawan yang tewas di Suriah, polisi masih menyelidikinya.
Kapolres Depok Kombes Pol Dwiyono mengaku telah mendapat informasi adanya warga Depok yang tewas di Suriah dengan dugaan terlibat ISIS. ”Kita telusuri lebih lanjut hal itu terutama adanya dugaan ikut ISIS atau tidak. Kita akan cek informasi ini,” kata Dwiyono.(tib/ok/er/py)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY