News, Sport and Lifestyle

Diserang Virus Gemini, Tanaman Tomat Gagal Panen

METROPOLITAN.ID – Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat memastikan penyakit gagal panen tanaman tomat di Kampung Warnasari, Kabupaten Sukabumi, disebabkan serangan virus gemini.
”Dari hasil pemeriksaan di lokasi, ternyata ciri-ciri matinya tanaman itu seperti bentuk daun kering dan berwarna kuning serta pertumbuhannya lambat, maka sudah dipastikan terserang virus gemini,” kata Koordinator Sub Unit Pelayanan Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah I DPTP Provinsi Jawa Barat Budi Utoyo di Sukabumi, baru-baru ini.
Akibat serangan virus ini, lanjut Budi, sekitar 15 hektare tanaman tomat gagal panen. Walau ada yang berbuah, buahnya kecil dan kuantitasnya sangat sedikit. Virus gemini sebenarnya inangnya ada di tanaman cabai rawit, namun saat ini sudah menyebar ke cabai merah besar dan jenis kacang-kacangan karena dibawa hama bernama Bernisia Tabaci atau lebih dikenal kutu kebul.
Diduga, lahan pertanian ini sebelum ditanam tomat terlebih dulu ditanam cabai dan terkena serangan kutu kebul yang membawa virus gemini, sehingga saat tanaman tomat tumbuh terkena atau terjangkit virus tersebut. Meski demikian, pihaknya saat ini masih mengidentifikasi jenis hama yang menyerang tanaman pangan di Kabupaten Sukabumi.
”Virus ini sebenarnya sudah menyebar ke berbagai lahan pertanian di Jabar pada sembilan bulan lalu, tapi terus berkembang biak dan dampaknya banyak lahan pertanian yang rusak. Salah satunya di Sukabumi,” tambahnya.
Budi mengatakan, virus gemini ini biasanya berkembang biak dan menyebar pada musim kemarau. Walau saat ini sudah memasuki musim penghujan, diduga virusnya sudah ada dan masih berkembang biak. Ada dugaan lain yang masih dalam penelitian bahwa penyebab gagal panen dan kematian massal tanaman tomat itu disebabkan penyakit busuk atau Phytophthora.
”Kami akui untuk membasmi virus ini tidaklah mudah dan banyak petani yang salah memberikan obat biasanya disemprot dengan fungisida, seharusnya menggunakan insektisida,” katanya. (rci/sal/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *