News, Sport and Lifestyle

Geger Bom Molotov Depan Rumah Walikota

METROPOLITAN.ID – Perayaan malam tahun baru di Bandung berubah mencekam. Sebuah ledakan diduga berasal dari bom molotov terjadi di depan rumah dinas Walikota Bandung Ridwan Kamil, kemarin.
Peristiwa berawal saat di sekitar lokasi banyak masyarakat sedang menikmati tahun baru di halaman masjid dan lapangan sintetis. Mereka menikmati makanan dari para penjual makanan di kediaman walikota.
Warga tiba-tiba dikejutkan dengan ledakan yang bersumber dari bawah mobil APV B 1266 TOB warna silver milik TvOne. Dari ledakan itu muncul asap tebal. ”Saya duduk di kursi tengah. Nah, di dalam cuma berdua. Saya dan sopir,” kata juru kamera TvOne, Ishak.
Ishak baru selesai meliput siaran langsung perayaan tahun baru di Alun-Alun Bandung. ”Baru duduk sekitar lima menit. Duaar! terdengar ledakan. Suaranya keras. Mobil bergetar,” imbuhnya.
Awalnya Ishak tak berpikir ledakan itu bersumber dari benda diduga bom molotov. ”Saya dan sopir langsung cepat keluar mobil saat melihat asap merah,” akunya.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya masih menyelidiki siapa pelaku yang menaruh molotov di lokasi tersebut. ”Kita selidiki bahannya, nanti nunggu hasil labfor bahan apa yang digunakan,” kata Badrodi.
Lokasi kejadian persis berada di seberang pintu masuk Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum. Di lokasi terdapat coretan kapur yang mengelilingi lokasi ledakan. Ukurannya sekitar 2 x 1,5 meter.
Sementara itu, Walikota Bandung Ridwan Kamil menanggapi santai peristiwa ledakan bom molotov di bawah mobil TvOne yang sedang parkir di depan rumah dinasnya. ”Itu mah bom molotov saja. Orang iseng. Saya sudah tanya ke Pak Kapolres, nggak ada dampak, nggak ada kerusakan, cuma asap saja. Makanya si mobil TvOne itu nggak terpengaruh,” ujarnya.
Lokasi kejadian yang berada di depan rumah dinasnya itu tak membuat pria berkacamata tersebut merasa terancam. ”Itu mah dinamika kota metropolitan. Kalau di dalam rumah baru ada isu,” akunya. Meski begitu, pihaknya sudah meminta kepada polisi untuk segera menemukan dan menangkap pelaku pelempar bom molotov tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulisto Pudjo Hartono  memperkirakan peledak itu tergolong berdaya ledak rendah. ”Itu diduga low explosive. Kalau dari bunyi (ledakan), kencangan mercon,” ujarnya.(de/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *