News, Sport and Lifestyle

Gotong-royong Warisan Nenek Moyang

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Gotong-royong merupakan budaya warisan nenek moyang. Sayangnya, di tengah kemajuan zaman seperti sekarang ini, budaya gotong-royong jarang ditemukan bahkan nyaris punah. Itulah yang mendorong seorang warga di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Basori Alwi, menghidupkan kembali budaya tersebut.
Menurut pria berambut putih itu, gotong-royong merupakan kerja sosial yang dapat meringankan beban masyarakat. Dulu warga Desa Cibalung selalu aktif bergotong-royong, namun kini budaya tersebut hampir tak pernah ada. “Misalnya, kalau dulu tetangga memperbaiki rumah, tanpa disuruh warga saling bantu. Tapi, sekarang ini nggak ada yang seperti itu,” tuturnya.
Untuk itu, ia terus mengajak seluruh warga menghidupkan budaya gotong-royong dan melestarikan tradisi sosial kemasyarakatan. “Selain budaya, gotong-royong merupakan warisan yang harus tetap dijaga dan dipertahankan,” ujar pria yang menjabat ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Desa Cibalung, tiga periode itu.
Sedangkan Kepala Desa (Kades) Cibalung Rusyadi menjelaskan, gotong-royong dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap bangunan yang dikerjakan secara bersama. Dengan mengikutsertakan masyarakat dalam pembangunan, maka akan timbul rasa saling menjaga. (ano/b/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *