News, Sport and Lifestyle

HAB Kemenag Abaikan Pelayanan Publik

METROPOLITAN.ID – Instruksi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi H Hilmi Riva’i yang mewajibkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenag hadir mengikuti jalan santai Sabtu (2/1) dan puncak acara Hari Amal Bhakti (HAB) di Sukabumi Minggu (3/2), membuat pelayanan permohonan nikah di 43 kecamatan terbengkalai.
Pemerhati Kinerja Aparatur Sipil Negara dari Komunitas Peduli Pendidikan Anak Bangsa Sukabumi Muhamad Arshad mengeluhkan terbengkalainya pelayanan nikah pasangan Mawar dan Saepulloh, warga Cangehgar Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/1). Pasangan itu hanya dilayani petugas Pelayan Pencatat Nikah (P3N) Desa Jayanti, karena petugas PNS di Kantor KUA ada di Sukabumi.
Tak hanya mengabaikan tugas pokok sebagai PNS Kemenag yaitu menikahkan warga, sambung dia, sejumlah PNS wanita juga telah mengabaikan tugas pokok rumah tangga selama dua hari. Praktis, hal ini banyak dikeluhkan suami atau istri yang mengikuti acara tersebut. “Karena ini berupa instruksi dan dikenakan absensi, dengan terpaksa mereka ikut karena takut disanksi,” ungkap sejumlah sumber.
Menurut Arshad, instruksi kepala Kemenag mengesampingkan tugas pokok dalam pelayanan publik malah mementingkan seremoni perayaan HAB yang merupakan tugas sunat sifatnya. Namun, pelayanan pernikahan merupakan tugas wajib yang harus dilaksanakan petugas KUA. “Pelayanan publik melakukan pencatatan nikah oleh petugas PNS KUA adalah tugas utama yang tidak bisa diabaikan,” tegasnya.
“Tak cuma tugas pelayanan publik yang dikeluhkan, tugas supervisi masjid atau kegiatan keagamaan pun menjadi tugas PNS di Kemenag juga sering diabaikan pelaksanaannya,” pungkasnya.(sop/hep/sal/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *