SHARE

METROPOLITAN.ID – Dibalut kardus kotak dengan gambar kartun, jajanan anak ini cukup menarik perhatian. Tapi siapa sangka isi dalam kardus kotak itu ternyata mirip kondom. Keresahan soal jajanan anak ini juga membuat heboh di media sosial.
Banyak para pengguna media sosial memposting ”Kotak Kado” dan menyampaikan kekhawatirannya. “Parah banget nih, otaknya dimana sih yg bikin hanya karna meraup untung yg banyak sampe ngerusak moral anak,” tulis seorang netizen. Bahkan ada yang menduga ini kondom asli. “jangan2 emang dr kondom beneran,” tulis netizen lainnya.
Informasi yang dihimpun, jajanan dikemas dalam kotak kardus dan terdapat tulisan ”Kotak Kado” dan bergambar aneka kartun. Ada Frozen, Angry Birds dan tokoh BoBoiBoy.
Saat dibuka, kardus itu berisi susu cair yang dikemas dalam plastik dan satu wadah mirip kondom. Cara memakannya dengan memasukkan susu cair dan air ke dalam wadah mirip kondom lalu diikat. Susu dikocok dan diminum seperti minum es mambo.
”Kami  terkejut begitu mendapat informasi ini dari wakil ketua P2TP2A Kota Bekasi. Kami sadar ada bahaya besar yang sedang mengancam anak-anak kita,” kata Pendiri Yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risman, kemarin.
Menurut Elly jika jajanan ini beredar di sekolah-sekolah SD yang ada di Kota Bekasi, kemungkinan besar ada di kota lainnya. Dia berharap orang tua dan guru bisa lebih waspada dengan adanya temuan ini.
”Target yang paling empuk adalah anak-anak TK dan SD yang masih lugu dan tidak punya bekal sama sekali dari ortunya tentang jajanan. Apalagi jajanan yang mengandung narkoba dan pornografi,” katanya.
Dari pengalamannya, kata Elly, ia bertemu banyak orang tua dan anak-anak, diketahui orang tua sekarang ini jarang punya kesempatan berdialog dengan anak karena kesibukan.
Mereka sering lebih banyak menanyakan bagaimana pelajaran dan PR di sekolah, jarang bertanya hal lain seperti topik obrolan apa yang sedang hangat dengan teman sebaya, juga tentang jajanan di sekolah.  Elly pun khawatir, jajanan ini akan berdampak buruk bagi anak.
Elly mengatakan kabar jajanan anak yang menggunakan kemasan mirip kondom ini sudah ditanggapi BPOM. Elly berharap masalah ini bisa segera diselesaikan.
”Kami yakin akan panjang sekali  jalan untuk menemukan siapa yang mengedarkannya dan bagaimana tindakan selanjutnya untuk mencegah hal ini terjadi lagi,” ujarnya.
Anggota Yayasan Kita dan Buah Hati Nana mengaku khawatir. Jika terus beredar, jajanan ini akan berdampak buruk bagi anak-anak. ”Kami memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu untuk lebih memperhatikan jajanan anak,” ujarnya.(kps/de/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY