News, Sport and Lifestyle

Heboh Loyang Kue Al-Quran dari Parung

MEROPOLITAN.ID – Setelah sandal hingga terompet berlafaz Alquran, kini
ada loyang kue yang juga berlafaz Alquran membuat heboh warga. Loyang yang dijual bebas ini dibuat di Parung, Kabupaten Bogor. Polisi pun masih menyelidiki temuan tersebut.
Loyang yang dijual di Pasar Depok Lama, Pancoran Mas itu pertama kali dilaporkan seorang warga, Abdurohim. Pria berusia 45 tahun itu menemukan loyang kue dengan tutup berlafaz tafsir Alquran dijual di Toko Harapan Baru di Pasar Depok Lama, Depok. Abdurohim pun langsung melaporkannya ke polisi.
Abdurohim mengatakan, dirinya tak sengaja menemukan loyang penutup kue cubit dan kue pancong berlafaz Alquran saat ingin membeli perabot rumah tangga di Pasar Depok Lama. Ada enam penutup loyang kue pancong yang isinya berlafazkan tafsir Alquran. ”Sebagai muslim jelas saya merasa terhina. Karenanya saya laporkan ke polisi,” kata dia.
Mendapat laporan itu, petugas Polres Depok bersama Abdurohim kembali ke penjual loyang. Polisi menyita satu kardus loyang berlafaz tafsir Alquran. Loyang itu berbentuk kotak untuk membuat kue pancong dan kue cubit. ”Saya tidak terima ada lafaz Alquran di loyang kue. Ini menghina umat Islam, sama seperti terompet, sendal atau celana yang ada lafaz Alqurannya,” katanya.
Kapolres Depok Kombes Dwiyono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus itu. Polisi pun sudah memeriksa saksi dan juga masih memeriksa penjaga atau pemilik toko yang menjual loyang tersebut.
Selain menggeledah sebuah toko di kawasan Pasar Depok Lama, polisi sudah mendatangi pabriknya di kawasan Parung, Kabupaten Bogor. Dari ratusan loyang kue cubit yang disita, polisi menemukan enam loyang yang di lapisan dalamnya yang terbuat dari seng berlafaz Alquran. ”Masih kami kembangkan. Pabriknya ini dapat dari pengepul, nah pengepulnya ini dari berbagai wilayah,” tambah Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho.
Sementara itu, Hiu Tet Hiun, pemilik Toko Harapan Baru yang kedapatan menjual loyang bertuliskan ayat-ayat suci Alquran syok atas temuan itu. Pria yang disapa Koh Hiun itu mengaku tak menyangka dan merasa kecolongan.
Pria yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Depok Lama itu menjelaskan, awalnya salah satu pegawainya membeli dua karung tutup loyang dari seorang pedagang keliling. ”Kata karyawan saya, orang yang nawarin pakai pikulan. Saya nggak nyangka ada yang begini,” akunya.
Biasanya, pihaknya membeli barang dari kawasan Bandung. Koh Hiun mengatakan, loyang oven dipasok seorang perajin alumunium dari Citeureup bernama Madit. ”Biasanya tiap minggu dia ke sini menawarkan panci atau loyang oven. Kami sih yang namanya orang nawarin kasihan ya kami beli. Per karung biasanya kami beli Rp1 juta. Dia bilang tinggalnya di Citeureup,” katanya.
Dia menambahkan, Madit juga mengaku mendapat barang dagangannya dari sebuah industri rumah tangga di Parung. ”Kami tidak tahu ada loyang seperti itu. Karena ada di dalam karung, ditemukan tidak sengaja,” katanya. (sin/vin/rep/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *