SHARE

METROPOLITAN.ID – Kabar baik menanti bagi seluruh desa di Indonesia. Sebanyak 74.039 desa se-Indonesia bakal mendapat Alokasi Dana Desa (ADD) lebih besar dari tahun sebelumnya. Sebab, tahun ini Kementerian  Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp47 triliun khusus ADD.
Di Kabupaten Bogor, 417 desa nantinya akan mendapat jatah ADD sebesar Rp600 juta per desa. Jumlah itu naik seratus persen dari 2015 yang hanya mendapat Rp300 juta per desa. Saat kunjungannya ke Kabupaten Bogor kemarin, Menteri  Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI  Marwan Jafar mengatakan bila peningkatan ADD itu ditujukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masing-masing desa.
Untuk itu, ia mengingatkan agar peruntukan ADD tak dipergunakan untuk pembelian kendaraan operasional ataupun pembangunan kantor desa, akan tetapi diprioritaskan untuk pembangunan padat karya.
“Anggaran ini lebih diutamakan untuk pembangunan infrastruktur dan padat karya dan tentu saja pengerjaannya harus dilakukan masyarakat desa, tak diperbolehkan melibatkan orang ketiga atau diproyekkan,”tegasnya.
Penyerapan ADD di Kabupaten Bogor juga mendapat apresiasi langsung dari Marwan. Sebab, 417 desa dianggap telah memanfaatkan dana itu dengan maksimal untuk Tahun Anggaran (TA) 2015. “Semoga Kabupaten Bogor dapat diikuti desa-desa yang lain,” kata Marwan.
Ia juga mengimbau agar desa-desa yang belum menyerap Dana Desa dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan desa masing-masing. ”Sekali lagi saya tekankan, Dana Desa sudah disalurkan seratus persen. Bagi desa yang belum melakukan penyerapan, segera gunakan Dana Desa ini hingga Maret 2016. Jika tidak, maka akan hangus,”tuturnya.
Sementara itu, Bupati Bogor Nurhayanti berharap bisa memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah desa serta bisa memotivasi para kades untuk bekerja keras meningkatkan pembangunan desanya masing-masing.
“Kami berharap program Dana Desa bisa menjadi solusi bagi Pemkab Bogor dalam membangun 416 desa di Kabupaten Bogor ini. Tatap muka ini diminta agar aparat desa dan Sumber Daya Manusia (SDM) desa bisa mengelola ADD dan Dana Desa sebaik mungkin sesuai prosedur yang ada,” singkat Nurhayanti.(rez/c/feb/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY