SHARE

METROPOLITAN.ID – PT Jasa Marga Tbk mengusulkan ke pemerintah untuk membangun proyek Jakarta-Cikampek Elevated dan Jakarta Cikampek 2 Selatan. Usulan proyek ini merupakan inisiatif Jasa Marga guna memecah kemacetan di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, Mohammad Sofyan mengatakan, panjang ruas tol proyek tersebut sangat tergantung pada ketersediaan tanah. Sejauh ini pihaknya mengusulkan jalan Tol Jakarta-Cikampek II akan membentang di samping Tol Jakarta-Cikampek eksisting sepanjang 60 km hingga 80 km.
”Kami telah mengusulkan kepada pemerintah dan sedang dalam tahapan evaluasi oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” ungkap Sofyan.
Dia menjelaskan, ada sejumlah alasan Jasa Marga mengusulkan proyek tol tersebut. Pertama, untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan yang lewat seiring terus tumbuhnya perekonomian.
Kedua,  untuk meningkatkan kapasitas layanan jalan sehingga bisa melayani kebutuhan perjalanan yang semakin tinggi. Ketiga, mengurangi waktu tempuh di Tol Jakarta-Cikampek yang kini membutuhkan waktu cukup lama karena kepadatan lalu lintas.
Sofyan menambahkan, selain mengusulkan proyek tol baru, Jasa Marga telah meningkatkan kapasitas Tol Jakarta-Cikampek dengan pelebaran jalan secara bertahap. Sehingga saat ini ruas Cawang sampai Cikarang Timur sudah 2 kali 4 lajur dan ruas Cikarang Timur-Cikampek sudah 2 kali 3 lajur.
”Secara rata-rata pada jalan Tol Jakarta-Cikampek, volume lalu lintas yang lewat setiap hari sudah lebih besar dari kapasitas jalan yang tersedia,” pungkasnya. (de/feb/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY