SHARE

METROPOLITAN.ID | JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada awal sesi perdagangan saham Selasa pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Selasa (19/1/2016), IHSG naik tipis 0,12 persen atau 5,3 poin menjadi 4.486,58. Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka naik 0,33 persen atau 14,08 poin ke level 4.496,07. Indeks saham LQ45 mendaki 0,45 persen ke level 779,67. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau pada pagi ini.

Di awal sesi, IHSG sempat menguat ke level tertinggi 4.496,24 dan terendah 4.486,58. Ada sebanyak 68 saham menghijau sehingga mengangkat IHSG ke zona positif.

Sedangkan 24 saham melemah dan 38 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 5.221 kali dengan volume perdagangan saham 185,1 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 139 miliar.

Berdasarkan RTI, investor asing masih melakukan aksi jual. Pada Selasa pagi, investor asing melakukan aksi jual mencapai Rp 10,98 miliar. Sedangkan investor lokal melakukan aksi beli bersih mencapai Rp 10 miliar.

Seluruh sektor saham kompak menghijau pada Selasa pagi ini. Sektor saham perkebunan naik 0,52 persen, dan memimpin penguatan. Sektor saham keuangan naik 0,44 persen dan diikuti sektor saham infrastruktur mendaki 0,31 persen.

Saham-saham yang menguat dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham GIAA naik 2,17 persen ke level Rp 329 per saham, saham SMRA mendaki 1,32 persen ke level Rp 1.530 per saham, dan saham BBCA naik 0,96 persen ke level Rp 13.100 per saham.

Sedangkan saham-saham tertekan antara lain saham JPFA turun 1,74 persen ke level Rp 565 per saham, saham PSAB tergelincir 7,5 persen ke level Rp 1.110 per saham dan saham HITS merosot 4,76 persen ke level Rp 700 per saham.

Pada pagi ini, dolar AS berada di posisi Rp 13.911. Indeks saham di Asia sebagian besar menguat. Indeks saham Singapura naik 0,69 persen ke level 2.611, indeks saham Taiwan mendaki 0,23 persen ke level 7.832, dan indeks saham Shanghai mendaki 0,56 persen ke level 2.929. Indeks saham Hong Kong Hang Seng menguat 0,89 persen ke level 19.407. Sedangkan indeks saham Korea Selatan Kospi merosot 0,08 persen ke level 1.876.

Analis PT BNI Securities, Dessy Lapagu menuturkan, IHSG masih cenderung koreksi seiring sikap investor masih wait and see. Akan tetapi, IHSG ada potensi menguat didorong dari sektor saham yang telah turun cukup dalam. IHSG akan bergerak di kisaran 4.450-4.520. (Ahm/Gdn)(Liputan6.com)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY