SHARE

Suka Duka Lucyana Bangun Bisnis EO (2)

METROPOLITAN.ID – Pekerjaan barunya sebagai promotor 180 derajat terbalik dari profesinya sebagai musisi band. Menjadi bagian dari kru promotor baru, Lucyana belajar dari posisi paling bawah. Mulai dari melakban, memasang baliho, membuat panggung dan hal terkecil lainnya. Itu dikerjakannya tanpa mengeluh. Karena di sinilah ia belajar bahwa kesuksesan sebuah even tak hanya dari bintangnya saja, tapi juga dipengaruhi dari support kru di belakangnya.
Banyak yang melihat menjadi promotor sebuah even berskala internasional nampak begitu keren. Padahal, banyak kendala dan duka yang dialami promotor dalam menyelenggarakan sebuah even. Mulai dari kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi, bintang tamu yang mengajukan persyaratan aneh hingga demi menyelamatkan even agar tetap terselenggara ia tidak menerima bayaran.
“Promotor even kan dibayar saat ada project even. Sekali project event itu persiapannya hampir tiga bulan sebelum acara. Ini yang jadi tantangan menariknya,” papar wanita kelahiran 7 Mei 1979 ini.
Selama lima tahun berkecimpung di dunia promotor, wanita yang mengenyam pendidikan di jurusan Komunikasi dan Hubungan Internasional ini sudah banyak mengerjakan berbagai even besar yang menghadirkan bintang luar negeri.
Basic-nya tersebut cukup membantu pekerjaannya, meski tetap ada hal lain yang dibutuhkan untuk bertahan di dunia promotor. Seperti kesabaran, pola pikir yang harus berbeda dari banyak orang (out of the box). “Jadi yang ada bisa dihilangkan, yang nggak ada diada-adain, itulah pekerjaan promotor,” jelas Lucyana. (fla/c/er/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY