SHARE

METROPOLITAN.ID – Kakek yang bekerja sebagai sekretaris lurah di Kelurahan Tengah itu berharap cucu ke­duanya dapat menimba ilmu di pesantren. Di usianya yang masih balita, benih-benih ke­baikan mulai terlihat dalam diri Razka.

Itulah yang membuat Raz­ka berbeda dengan bocah seusianya. “Sifat ingin tahu terhadap sesuatu sangat tinggi. Bahkan, perkembangan jalannya lebih cepat dari ka­kaknya,” puji Abdul Rojak.

Dalam keterbatasan waktu­nya, ia selalu berusaha me­mantau perkembangan Razka. Bahkan, setiap hari ia kerap­kali meluangkan waktu untuk bercengkrama dengan sang cucu, terutama Sabtu dan Minggu. “Kalau sudah hari libur, saya pasti ke rumah anak saya buat ketemu cucu,” ucap­nya. Abdul Rojak mencerita­kan, Razka sangat menyukai permen. “Kalau sudah Razka yang minta, saya susah no­laknya. Kadang dia diam-diam keluar rumah buat beli permen,” tuturnya.

Menurut dia, apa pun mai­nan yang diberikan kepada Razka harus sama dengan sang kakak. Sebab, jika mainan yang diberikan bentuk atau warnanya berbeda pasti jadi rebutan. “Cuma karena war­na yang beda, pasti barang kakaknya selalu diambil,” pungkasnya. (rez/b/dik/py)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY