SHARE

METROPOLITAN.ID | Jakarta – PT Jasa Marga Tbk memperkirakan investasi untuk proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II mencapai 19 triliun. Investasi tersebut sudah termasuk biaya untuk pembebasan lahan.

Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga Tbk Mohammad Sofyan mengungkapkan, investasi yang dibutuhkan untuk membangun jalan tol Jakarta-Cikampek II selatan ini mencapai Rp 19 triliun termasuk pengadaan tanah. “Angka lebih pastinya akan diketahui setelah kami melakukan penyusunan desail awal dan amdal,” katanya di Jakarta, Kamis (7/1).

Sofyan menjelaskan, Saat ini kapasitas jalan tol Jakarta-Cikampek sudah melebihi kapasitas. “Secara rata rata pada jalan tol Jakarta-Cikampek, volume lalu lintas yang lewat setiap hari sudah lebih besar dari kapasitas jalan yang tersedia,” katanya.

Padahal, katanya, perseroan telah melakukan peningkatan kapasitas atau kemampuan layanan jalan tol Jakarta-Cikampek untuk menjamin kelancaran distribusi barang dan jasa serta meningkatkan pelayanan.

Sofyan mengatakan, untuk meningkatkan kapasitas jalan, dalam beberapa tahun terakhir, Jasa Marga melakukan pelebaran jalan secara bertahap sehingga saat ini pada ruas Cawang sampai dengan Cikarang Timur sudah ada 2 kali 4 lajur, sementara ruas Cikarang Timur-Cikampek sudah 2 kali 3 lajur.(BS)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY