SHARE

METROPLITAN.ID | Tel Aviv: Istri dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yakni, Sara Netanyahu, dituduh melakukan korupsi. Sara dituduh menyalahgunakan dana publik.Polisi memanggil Sara untuk dimintai keterangan mengenai tuduhan tersebut. Selama lima jam, istri Benjamin Netanyahu harus menjawab pertanyaan yang disuguhkan oleh kepolisian pada 31 Desember.
Interogasi terhadap Sara ini berlangsung di Kota Lod, yang berdekatan dengan Tel Aviv. Dia dituduh menggunakan dana negara untuk memberi furnitur dan melakukan renovasi dari vila pribadi keluarga Netanyahu.Namun Sara membantah seluruh tuduhan tersebut. Dia pun memberikan bukti kepada penyelidik berupa dokumen dan bukti pembayaran.Kasus ini mencuat pertama kali setelah adanya laporan dari pihak pengawas negara pada Februari lalu. Selain Sara, Deputi Direktur Operasi Kantor Perdana Menteri, Ezra Saidoff juga diperiksa terkait kasus itu.
“Sara juga menggunakan uang publik untuk membeli alkohol, es krim dan rias wajah. Dia juga menggunakan uang itu untuk penata rambutnya dan merawat sang ayah,” ujar pihak pengawas kepada Ynet, seperti dikutip Independent, Jumat (1/1/2016).
Kemudian mantan anggota Partai Likud yang juga teman dari keluarga elit itu, Avi Fahima menyebutkan bahwa Sara membayar jasa teknisi terlalu mahal. Fahima juga menjalani pemeriksaan oleh polisi, terkait tuduhan menerima uang dari keluarga Netanyahu.
Sepanjang 2010-2011 Sara Netanyahu dikabarkan menetapkan dana untuk rambut dan rias wajah hingga 29 poundsterling atau sekitar Rp591 juta. Selain itu, keluarga Netanyahu juga diklaim memiliki kontrak penyediaan es krim hingga 1.700 poundsterling atau sekitar Rp34,6 juta. Jumlah itu terakumulasi hingga 16.900 poundsterling atau Rp344,5 juta untuk tagihan alkohol.(Metrotvnews)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY