News, Sport and Lifestyle

Jadi Wadah Ekspresi Mahasiswa asal Kota Hujan

METROPOLITAN.ID – Seperti organisasi kedaerahan pada umumnya, Himabo menjadi wadah silaturahmi antarmahasiswa Bogor di Jakarta. Namun lambat laun, organisasi ini makin menunjukkan eksistensinya. Tak sekadar menjadi wadah silaturahmi, Himabo terus tumbuh seiring semangatnya sebagai organisasi kemahasiswaan.
Berbagai kegiatan menjadi agenda  rutin, mulai dari diskusi, seminar, napak tilas,  kebudayaan hingga aksi kemanusiaan. Lalu, penggalangan dana untuk korban bencana pun menjadi tradisi di tubuh anggota Himabo. Tak jarang, Himabo ikut turun ke jalan menyikapi kebijakan pemerintah daerah yang dirasa kurang pas.
Ketua Umum Himabo Asep Muhammad Fajarudin mengatakan, perkumpulan yang dipimpinnya berdiri pada 28 Oktober 2008, tepat di hari Sumpah Pemuda. Para pendiri terdiri dari sejumlah mahasiswa Bogor yang kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kala itu, di kampus mereka belum ada organisasi tempat berkumpulnya mahasiswa asal Kota Hujan. Padahal, organisasi kedaerahan lainnya telah lebih dulu hadir. “Himabo lahir atas kegelisahan  mahasiswa Bogor yang ingin punya wadah berekspresi,” kata Fajar.
Ia menceritakan, awalnya anggotanya hanya lima mahasiswa dari satu kampus. Lambat laun, semakin banyak mahasiswa Bogor yang kepincut bergabung. Bahkan, mereka datang dari bermacam kampus yang ada di sekitar UIN. Saat ini anggotanya mencapai lebih dari 200 mahasiswa. Mereka dari kampus  Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), PTIQ, STIE Ahmad Dahlan, Universitas Pamulang dan lainnya. “Tak hanya di kampus Jakarta, di kampus Bogor sendiri Himabo mulai melebarkan sayapnya,” terang mahasiswa jurusan Tafsir Hadist UIN Jakarta ini.
Meski lahir di Jakarta, Fajar melanjutkan, banyak kegiatan yang dilakukan di Bogor. Sebab, Himabo didirikan memang untuk memberikan kontribusi positif untuk Bogor. “Setiap Minggu kami agendakan berkumpul di Bogor membahas isu-isu seputar Bogor. Terakhir, kami napak tilas ke tempat bersejarah dan mengadakan musyawarah besar yang diisi Walikota Bogor Bima Arya dan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Fajar berharap, ke depan Himabo bisa terus menunjukkan eksistensinya bagi Bogor. Melalu seabreg kegiatan, Himabo  mengajak mahasiswa asal Bogor lainnya bergabung. “Semua bisa belajar di sini. Mulai dari seluk-beluk Bogor hingga hal lain tentang Bogor. Intinya, kami ingin menimbulkan kecintaan mahasiswa asal Bogor kepada daerah asalnya,” tandasnya. (fin/fla/b/dik/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *