News, Sport and Lifestyle

Jenazah Wanita Tewas Setelah Minum Kopi Selesai Diautopsi

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Jenazah Wayan Mirna Salimin (28), yang meninggal dunia setelah meminum kopi, di salah satu restoran, di Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjalani autopsi, di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur dini hari tadi.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Musyafak membenarkan, korban diautopsi mulai pukul 00.00 WIB hingga 01.00 WIB dini hari tadi.

“Ya betul (diatopsi). Tadi malam sekitar jam 00.00 WIB sampai 01.00 WIB,” ujar Musyafak, Minggu (10/1).

Dikatakan Musyafak, dokter forensik menemukan adanya tanda-tanda pendarahan di dalam lambung.

“Pendarahan ini, dapat dikarenakan adanya zat yang bersifat korosif yang dapat merusak jaringan mukosa lambung sehingga terhadi pendarahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat autopsi dokter mengambil isi lambung dan sebagian jaringan hati sebagai sampel.

“Nanti itu akan diperiksa lebih lanjut ke Laboratorium Forensik untuk memastikan penyebab meninggalnya korban,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi tewasnya warga Jalan M Yamin Nomor 40 A Menteng, Jakarta Pusat, itu bermula ketika korban janjian berkumpul dengan dua temannya atas nama Hani dan Siska di lokasi.

Korban datang bersama Hani. Sementara, Siska sudah berada di lokasi duluan dan memesankan minuman. Ia memesan kopi buat korban. Sedangkan, Hani dipesankan minuman cocktail.

Sekitar pukul 16.09 WIB, minuman yang dipesan datang dan langsung dibayar. 40 menit kemudian, baru datang korban dan Hani.

Sejurus kemudian, korban meminum kopi. Usai minum, korban langsung kejang-kejang dan dibawa ke klinik di Grand Indonesia.

Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit Abdi Waluyo Menteng, Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, korban akhirnya meninggal dunia.

Polisi menemukan adanya dugaan kematian korban tidak wajar, sehingga penyidik menawarkan kepada pihak keluarga apakah mau diautopsi atau tidak, Sabtu (9/1) malam.

Setelah penyidik menjelaskan autopsi penting dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban, keluarga pun setuju. Akhirnya, jenasah Mirna yang tengah disemayamkan di RS Dharmais, Jakarta Barat, dibawa ke RS Polri.(Bs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *