News, Sport and Lifestyle

Jihad tak Harus Berperang

METROPOLITAN.ID – Saat istilah jihad diucapkan, makna yang tersirat pertempuran, agresi militer, bom bunuh diri dan aksi-aksi kekerasan lainnya. Istilah jihad pun menjadi mengerikan banyak orang.
Kata jihad berasal dari bahasa Arab dengan berakar kata al juhd atau al jahd. Dalam kamus Lisan Al Arab disebutkan, al jahd itu bermakna kesulitan, sedangkan al juhd memiliki arti kemampuan dan kekuatan. Menurut Al Laits, al juhd dan al jahd memiliki satu arti, yaitu segala sesuatu yang diusahakan seseorang dari penderitaan dan kesulitan.
Al Azhari, Imam Ibnu Katsir dan Imam Al Fara’ menyebutkan, kata ini memiliki arti tujuan. Sedangkan menurut Ibnu Arafah, al jahd bermakna mengerahkan kemampuan dan al juhd maknanya berlebihan dan tujuan. Kesimpulan dari pemaparan tersebut adalah jihad memiliki pengertian kesanggupan dalam mengerahkan kemampuan dan kekuatan untuk mencapai tujuan. Kesanggupan itu tetap diambil sekali pun dalam kondisi menderita dan sulit.
Meski mengalami perubahan struktur kata dan penambahan huruf menjadi seperti al ijtihad, al jihad dan al mujahadah, makna kata-kata tersebut tetap tak bisa lepas dari makna dasar istilah jihad. Misalnya, al ijtihad berarti mengerahkan kemampuan dalam memutuskan perkara. Kemudian dalam tradisi sufi dikenal istilah al mujahadah yang berarti medan perjuangan spiritual dan jiwa seseorang.
Dalam Alquran, Allah SWT berfirman, ’’Maka, janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir dan berjihadlah terhadap mereka dengan Alquran dengan jihad yang besar.’’ (QS Al Furqan [25]:52). Menurut Ibnu Abbas, makna jihad dalam ayat itu adalah berjihad dengan Alquran. (isl/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *