News, Sport and Lifestyle

JK Sebut Indonesia Lampu Kuning Kekacauan Akibat Ketimpangan

METROPOLITAN.ID | Jakarta -Memperingati Dies Natalis ke-18 Universitas Paramadina, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengingatkan bahwa generasi muda dengan ilmu pengetahuan adalah harapan bangsa ini untuk berubah menjadi lebih maju secara ekonomi maupun teknologi.Apalagi, lanjutnya, ketimpangan secara ekonomi semakin lebar di negeri ini. World Bank dalam laporan berjudul “Indonesia’s Rising Divide,” menjelaskan bahwa selama satu dekade terkahir, 20 persen penduduk terkaya Indonesia menikmati pertumbuhan ekonomi yang tidak proporsional sehingga kekayaannya melejit dan menyebabkan ketimpangan yang semakin mengkhawatirkan.Demikian juga, gini index ratio Indonesia meningkat dari 36 tahun 2000 menjadi 41,3 pada tahun 2014. Kemudian, pada tahun 2014, satu persen kelompok terkaya Indonesia menguasai 50,3 persen kekayaan, dan 10 persen terkaya di Indonesia mengusasi 77 persen kekayaan.”(Peperangan) di Timur Tengah bermula dari ketimpangan. Arab Spring dimulai karena gini ratio 0,45. Kita sekarang 0,41 dan 0,43 di perkotaan. Sekarang sudah lampu kuning. Mudah-mudahan bisa jadi lampu hijau, kalau tidak bahaya untuk keutuhan bangsa ke depan,” kata JK, dalam orasi ilmiahnya di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (13/1).Oleh karena itu, ungkapnya pemerintah telah menempuh beberapa cara untuk mengatasi ketimpangan. Di antaranya, membuat kebijakan mengenai pajak dan terus berupaya menaikkan golongan menengah dengan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah.Namun, lanjutnya, tidak hanya pemerintah tetapi universitas diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk berinovasi dengan teknologi untuk mengatasi ketimpangan di Tanah Air.Sebab, sekali lagi JK mengingatkan bahwa hanya dengan inovasi dan teknologi maka akan mencapai Indonesia yang maju dan jauh dari ketimpangan.”Kita harapkan universitas mendorong generasi muda berbuat lebih baik. (Menciptakan) budaya inovatif pada generasi muda menjadi bagian kita, tugas kita semua,” tegas JK.Secara khusus untuk Universitas Paramadina, JK berpesan agar mampu berkompetisi dengan baik. Meskipun, jumlah mahasiswanya cukup sedikit dibandingkan universitas lainnya di Jakarta.Dalam acara Dies Natalis tersebut, JK terlihat didampingi oleh Menteri Pendidikan Anies Baswedan, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Menteri Perindustrian Saleh Husein, dan Kepala Bappenas Sofyan Djalil.( BS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *