News, Sport and Lifestyle

Jokowi Ternak Biawak di Istana Bogor

METROPOLITAN.ID – Melewati Minggu pertama di awal tahun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak hanya melepas ratusan burung, tapi juga membiakkan kodok di Kebun Raya Bogor. Usai berkegiatan di acara Car Free Day Kota Bogor, Jokowi telah menyiapkan tiga karung kodok berjumlah 150 ekor. Kodok-kodok itu dilepas di tiga kolam yang berada di depan kompleks.
Tak hanya itu, Jokowi juga melepas sekitar 190 ekor burung. Burung-burung itu sebelumnya dibeli Jokowi yang ditemani putranya, Kaesang Pangarep di Pasar Pramuka, Jakarta Timur. Ada pun jenis burung yang dilepas yakni Jalak Kebo, Jalak Nias, Jalak Biasa, Kapasan, Puter, Perkutut, Kutilang Sutra, Kutilang Biasa dan Trucuk.
”Ini bukan kali pertama dilakukan presiden. Februari lalu sudah pernah dilakukan pelepasan burung,” ujar anggota tim komunikasi presiden, Ari Dwipayana. Menurut Ari, tujuan presiden melepas burung ini agar ekosistem alam tetap terjaga dengan baik, terutama di kawasan perkotaan.
Ia mengatakan, Jokowi sudah lama mengamati bahwa jumlah burung semakin berkurang, apalagi di Istana Kepresidenan Jakarta. Untuk itulah, Jokowi menginginkan agar di Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya keberadaan burung dan ikan harus dilindungi dan jumlahnya diperbanyak.
Sekadar diketahui, di beberapa negara kodok diyakini sebagai simbol keberuntungan. Orang-orang Mesir kuno dan orang Amerika asli meyakini kodok sebagai simbol kekayaan dan kesuburan. Selain itu, Jepang juga menjadi negara yang mempercayai kodok sebagai hewan yang bisa mengembalikan, baik mengembalikan uang, kesehatan atau barang yang hilang.
Jokowi selama ini dikenal suka memelihara kodok. Setelah terpilih jadi presiden, Jokowi pindah dari rumah dinas gubernur DKI Jakarta ke Istana Negara Jakarta. Jokowi mengaku membawa serta kodok kesayangannya. Dia memelihara kodok ijo dan kodok bangkong.
Menurut Jokowi, pelepasan ini dilakukan karena populasi burung sudah banyak berkurang. Jokowi mengatakan sering melepas ikan dan burung untuk menjaga ekosistem, terutama di kawasan perkotaan. ”Burung harus dilindungi dan jumlahnya diperbanyak. Melepas burung atau melepas ikan di sungai upaya kita merawat keseimbangan alam,” katanya.
Pelepasan hewan-hewan itu dilakukan dalam suasana santai tanpa keprotokoleran. Mengenakan sepatu kets dan celana bahan serta jaket biru, Jokowi memanfaatkan waktu senggangnya di Kompleks Kebun Raya Bogor dengan bergumul bareng aneka binatang itu.
Pelepasan hewan ini memang bukan kali pertama dilakukan Jokowi. Sebelumnya, pada Februari 2015 Jokowi melepas ratusan ekor burung di Istana Merdeka Jakarta dan Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Tak hanya burung, Jokowi juga pernah melepas ikan-ikan di aliran Sungai Ciliwung dan Kebun Raya Bogor.
Selain melepas burung dan kodok, fotografer Istana juga memotret saat Jokowi dibantu petugas kebun melepaskan biawak ke kolam Kebun Raya Bogor.  Biawak tersebut ditemukan Jokowi terjebak di saluran penyaringan air usai melepaskan kodok dan burung. (kps/feb/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *