SHARE

METROPOLITAN.ID | Madrid – Jumlah wisatawan internasional di seluruh dunia, pada 2015, naik 4,4% atau menyentuh angka 1,18 miliar, kendati ada kekhawatiran atas aksi terorisme yang terjadi di beberapa bagian belahan dunia. Hal itu disampaikan oleh Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Senin (18/1).Dalam pernyataan disebutkan, kedatangan jumlah wisatawan mengalami kenaikan 5% di Eropa, Asia-Pasifik, dan Amerika. Namun jumlah wisatawan yang datang ke Afrika Utara mengalami penurunan 8%, seperti di negara Tunisia, yang dilanda serangan teroris.Sebelumnya, badan pariwisata yang bermarkas di Madrid ini telah memprediksi jumlah kedatangan wisatawan internasional di 2015 akan meningkat 3%-4%, setelah mengalami lonjakan 4,7% di tahun sebelumnya.Angka wisatawan global juga sempat terpukul oleh krisis keuangan global, sehingga mengalami penurunan 4%, di 2009. Pada tahun itu, wabah flu babi yang merebak juga memberi kontribusi sehingga orang-orang lebih memilih untuk tetap berada di rumah. Namun sejak wabah teratasi, angka wisatawan kembali meningkat setiap tahunnya.Sementara itu, industri pariwisata Tunisia, yang pulih pasca kerusuhan Arab Spring, kembali terguncang parah, pada Maret 2015, akibat serangan yang melanda museum Bardo di Tunis. Kemudian disusul oleh satu serangan, pada Juni, di kawasan resor Sousse yang menewaskan total 59 wisatawan.Tidak hanya di Tunisia, serangan lain juga dialami di negara-negara Afrika Utara yang masih berjuang untuk kembali mendaatkan kepercayaan dari para wisatawan yang ketakutan oleh pemberontakan Arab Spring yang melanda wilayah itu, pada 2011(beritasatu.com)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY