SHARE

METROPOLITAN.ID | RANCABUNGUR – Beragam permasalahan yang mendera Pemerintah Desa (Pemdes) Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, bukan hanya terjadi pada pemba­ngunan infrastruktur. Hal ini lantaran sang kepala desa (kades) tidak memperhatikan kebutuhan masyarkatnya, seperti dalam pembangunan koperasi.
Menurut Kepala Koperasi Desa Bantarjaya Nunung, pihaknya harus rela berhutang ke bank keliling demi membangun koperasi desa karena tidak ada perhatian sedikit pun dari pemerintah desa.
“Mau gimana lagi, kami membutuhkan uang untuk memba­ngun, jadi kami pinjam ke rentenir,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.
Ia menjelaskan, potensi diwilayahnya untuk mendirikan koperasi sangat besar apalagi banyak warga yang begitu mendambakan koperasi berdiri di desanya.
”Untuk wilayah lain sudah diurus tapi koperasi ini seperti terisolir,” kesalnya.
Ia juga berharap agar pemerintah desa tidak menutup mata dan memberikan perhatiannya kepada warga yang mengurus koperasi.
”Kami memang bisa berjalan sendiri tapi lebih baik lagi kalau pemdes ikut ambil bagian,” pintanya. (yos/yok/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY