SHARE

METROPOLITAN.ID | CILEUNGSI – Seorang kakek pikun yang diperkirakan berusia sekitar 70 tahun mengaku bernama Kafandi, warga Kampung Mangkringan, Desa Dukuhwaru, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ia telantar di Perumahan Griya Alam Sentosa, Blok Y, RT 14/08, Desa Pasirangin, Kecamatan Cileungsi, kemarin. Menurut warga setempat Cecep (42), sejak Rabu (30/12) kakek tua itu nampak kebingungan. Ia terlihat mondar-mandir dan duduk di salah satu rumah warga. “Karena kasihan, akhirnya saya ajak pulang ke rumah saya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ciri-ciri kakek tersebut yakni rambut ikal putih, berkumis dan berjenggot putih, tinggi sekitar 160 cm dan sulit diajak bicara. Dia mengenakan celana pendek kuning dan kaos pendek biru bertulisan Nike kuning merah di bagian depan kaos.
“Kakek tua ini mengaku tinggal Tegal dan rumahnya dekat terminal bayangan Slawi. Saat ini kakek tersebut ditampung di rumah kepala Desa Pasirangin untuk diserahkan ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bogor,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pasirangin Ismail HS mengaku telah meminta keterangan sang kakek. Namun, ia kesulitan lantaran kakek tersebut sulit diajak bicara dan tidak mengerti bahasa Indonesia.
“Bahkan, saya sempat memanggil warga yang mengerti bahasa Jawa, tapi tetap kesulitan. Ya, jalan satu-satunya kami serahkan ke Dinsosnakertrans,” pungkasnya.(hb/yok/py)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY