Kantong Plastik Berbayar Baru Diterapkan di Supermarket

by -0 views

METROPOLITAN.ID – Pemerintah Kota Bogor segera menerapkan aturan terkait penggunaan kantong plastik yang dikenakan pajak. Walikota Bogor Bima Arya rencananya melakukan uji coba untuk plastik berbayar di beberapa toko, khususnya supermarket dan minimarket.
“Sebelum uji coba kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu agar masyarakat dan para pedagangnya tidak kaget,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.
Uji coba dilaksanakan 21 Februari mendatang atau bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional. “Buat uji coba nanti kita akan lakukan kepada toko-toko besar. Karena toko-toko besar lebih terorganisir, sedangkan untuk para pedagangnya kita akan melakukan kajian dulu,” terangnya.
Bima Arya mengaku siap menjadi kota percontahan bagi beberapa wilayah lainnya. Hal itu dilakukan Bima untuk meyakinkan setiap daerah agar bisa ikut berkomitmen dalam mengantisipasi pencemaran lingkungan melalui plastik. “Saya yakin kalau di Bogor bisa sukses, kota-kota lain pun akan menerapkannya dan saya harap bisa seperti itu semua,” paparnya.
Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor Lilis Sukartini mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui surat dari walikota pada 2015 lalu terhadap mal, supermarket dan minimarket. “Tingga uji coba saja pada 21 Feburari,” katanya.
Lilis menambahkan, pihaknya akan melakukan kampanye pengurangan plastik ketika perayaan HUT lingkungan hidup pada 5 Juni. “Kita akan melakukan kampanye bersama sekolah Adiwiyata dan lomba daur ulang limbah plastik,” ungkapnya.
Untuk penerapan aturan ini, menurut Lilis ada payung hukum yang mengaturnya dan Pemkot Bogor sedang menyiapkan Perwali untuk penggunaan plastik berbayar. “Perwali sedang dipersiapkan dan drafnya sedang dikaji,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, mulai bulan depan ada baiknya membawa kantong belanja sendiri. Sebab, penggunaannya akan dikenai pajak alias berbayar. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan menerapkan aturan baru soal kantong plastik berbayar. Rencananya, aturan ini akan diberlakukan di 22 kota besar, termasuk Kota Bogor.
Meningkatnya pencemaran lingkungan dari sampah plastik membuat pemerintah me­nge­luarkan  Peraturan Menteri  Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang kantong plastik berbayar.
Lewat peraturan tersebut, supermarket dan retail lainnya mau tidak mau akan mengenakan biaya tambahan untuk membeli kantong plastik belanja pada pelanggannya.
Kebijakan kantong plastik berbayar akan diterapkan di 22 kota yang telah menyepakatinya. Rencananya, mulai 21 Februari hingga Juni 2016 aturan itu akan diuji coba.
Walikota Bogor Bima Arya menyatakan siap mendukung kebijakan tersebut. Ia tak mempermasalahkan bila warga harus membayar kantong plastik sesuai ketentuan peraturan. “Intinya kita siap. Bogor kan jadi kota percontohan,” kata Bima. (mam/b/er/wan)

Loading...