News, Sport and Lifestyle

Kapolda NTT Soal Kasus AKBP Albert: Tunggu Hasil Penanganan Bareskrim

METROPOLITAN.ID | Brigjen Widyo Sunaryo menjabat Kapolda NTT yang baru menggantikan Brigjen Endang Sunjaya yang dipromosikan menjadi Irwil III Itwasum. Lalu, bagaimana sikap dan langkah Widyo terkait kasus pengancaman yang dialami AKBP Albert? “Kalau sudah Mabes yang nangani, tinggal menunggu bagaimana hasil dari Mabes. Kalau nanti ada perintah lain dari Mabes ke Kapolda, nanti akan kita tindaklanjuti,” kata Widyo. Widyo menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan usai acara pelantikan dan serah terima jabatan 7 Kapolda dan Kakor Brimob yang digelar di Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/1/2016). Saat ditanya bagaimana perlindungan kepada angota yang menggelar operasi razia miras agar tak kena ancaman seperti Albert, Widyo mengungkapkan akan merujuk pada peraturan-peraturan yang ada. “Kita kembalikan bagaimana aturannya, aturan yang berlaku kita ikuti semuanya,” ujarnya. Berkas Kasus dugaan pengancaman dan fitnah terhadap AKBP Albert oleh Herman Hery ini dilimpahkan ke Bareskrim Polri. Albert pun berharap Bareskrim bisa bekerja maksimal. “Jadi harapan saya, saya sebagai korban, tentunya saya laporkan kepada pihak yang berwajib agar proses ini berjalan. Saya katakan saat itu, silakan saja penyidik membuat kasus ini jadi terang,” kata AKBP Albert saat dihubungi detikcom lewat telepon, Jumat (8/1/2015). Jadi tidak akan mencabut laporan? “tidak,” tegas dia. Sebelumnya diberitakan, AKBP Albert mengaku ditelepon seseorang yang mengaku anggota DPR Herman Hery 25 Desember 2015 lalu. AKBP Albert dimaki dan diancam karena melakukan razia miras. Albert yang tidak terima atas perlakuan itu kemudian melapor ke Polda NTT. Herman membantah kalau yang di ujung telepon adalah dirinya. Dia menyebut stafnya bernama Ronny yang memakai HP-nya dan menelepon AKBP Albert. Herman mengaku mendapat aduan dari masyarakat soal razia miras tersebut lalu menggunakan kewenangannya sebagai anggota Komisi III DPR memanggil Albert.(det)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *