News, Sport and Lifestyle

Kasal Janjikan “Jabatan Menantang” Bagi Prajurit Perempuan

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi menjamin kesetaraan gender bagi prajurit perempuan untuk mendapatkan pendidikan maupun peluang jabatan strategis sesuai kemampuannya di lingkungan TNI AL.Hal tersebut diungkapkan oleh Ade, Selasa (5/1) dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-53‎ Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.”Di usianya yang ke-53, Kowal sudah cukup matang dan dalam perjalanannya bahkan ada perwira Kowal yang mencapai bintang dua serta seluruh anggotanya dipastikan dapat mengikuti jenjang-jenjang masa jabatannya,” ujar Ade.Menurut Ade, karena kebutuhan organisasi saat ini pihaknya sedang melakukan evaluasi jabatan-jabatan apa saja yang bisa ditempati oleh Kowal‎, di mana posisi jabatan itu disesuaikan kompetensi, kapasitas, dan kemampuan Kowal itu sendiri.”Kita sedang merencanakan anggota Kowal untuk memangku jabatan yang lebih menantang dibandingkan jabatan administratif dan back operational, bisa saja nanti mereka bertugas di marinir atau satuan tempur, karena dalam catatan sejarah bahwa armada angkatan laut Aceh itu yang memimpin Laksamana‎ Malahayati,” lanjutnya.Pada jaman sejarah yang belum ada emansipasi kaum perempuan, Malahayati saja bisa menjadi pemimpin tertinggi, ‎maka dengan adanya emansipasi pihaknya membuka peluang kelompok wanita untuk membuka peluang dan mengembangkan karier lebih baik lagi”Kepengarusutamaan gender sudah disusun, dan kita akan melaksanakan instruksi Menteri Pemberdayaan Perempuan yang mengarahkan perekrutan prajurit dari kelompok perempuan sebesar 15% secara bertahap,” tambah Ade.Ia mengungkapkan Perekrutan taruni TNI AL sudah dilakukan sejak 2013, dan dalam waktu empat tahun ke depan ‎diharapkan dapat meluluskan perwira akademi angkatan laut yang dilantik tahun 2017 sebagai letnan dua dan akan terus ditingkatkan jumlahnya.Kowal TNI AL yang berdiri pada 5 Januari 1963 saat ini memiliki 2004 orang personel yang cikal bakalnya terbentuk saat Letkol Barnetje Tuegeh memimpin ekspedisi lintas laut ke Sulawesi untuk menyebarkan berita proklamasi pada 1945.Sepanjang pengabdiannya, Kowal ‎sudah ikut berpartisipasi dalam berbagai penugasan militer, seperti bergabung dalam misi pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon, MONUC di Kongo, keikutsertaan dalam Sail Banda, Sa‎il Wakatobi, maupun prestasi dalam berbagai event kejuaraan tingkat internasional.(BERSAT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *