SHARE

METROPOLITAN.ID | Mataram – Kasus landscape kantor Bupati Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, yang ditangani Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Lombok Barat, telah masuk ke tahap penyidikan. Kapolres Lombok Barat AKBP Wingky Adityo mengatakan, penyidik telah memperoleh sejumlah indikasi adanya unsur pidana korupsi. “Kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan. Bukti-bukti sudah kami dapatkan,” kata AKBP Wingky Adityo. Meski begitu, Wingky mengakui bahwa penyidik masih membutuhkan sejumlah bukti yang harus dilengkapi untuk menguatkan peran tersangka. Ia menambahkan, pihaknya juga sudah mengerucutkan kasus tersebut hingga membidik salah satu saksi untuk ditetapkan sebagai tersangka. “Calon tersangka sudah ada, satu orang saja,” ucapnya. Lebih lanjut, penanganan kasus dugaan penyimpangan proyek yang menelan anggaran Rp1 miliar itu, telah ditelusuri oleh Badan Pengawas Keuangan Negara (BPKP) Perwakilan NTB. Oleh karenanya, BPKP NTB merilis adanya indikasi kerugian negara. “Kerugian negaranya sudah disampaikan, tapi saya lupa angkanya,” ujar Wingky.(okz)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY