SHARE

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa delapan orang saksi untuk mengembangkan kasus terkait pemulusan pengesahan RAPBD anggaran tahun 2016 yang didalamnya berkaitan dengan pembentukan Bank Daerah Banten.“Delapan orang yang merupakan anggota DPRD Banten akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka RT,” ujar Plh Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Senin (11/1).Yuyuk mengatakan, kedelapan orang tersebut adalah Ananta Wahana, Iman Sulaiman, Ade Suryana, Sri Hartati, Adde Rosi Khoerunnisa, Hasan Maksudi, A Jaini dan Muhlis.“Saksi ini adalah orang yang dianggap mendengar, mengetahui dan melihat kejadian tersebut yang nantinya akan diperiksa oleh penyidik,” imbuhnya.Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, yaitu Dirut PT Banten Global Development Ricky Tampinongkol, Wakil Ketua DPRD asal Partai Golkar SM Hartono, dan anggota DPRD asal PDI-P Tri Satriya Santosa pada (2/12) lalu dengan barang bukti uang sebesar Rp 60 juta dan 11.000 dolar AS.(KRM)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY