SHARE

METROPOLITAN.ID – Menjadi ibu rumah tangga sudah menjadi naluri alamiah setiap wanita. Itulah yang  dilakukan Siti Nurhaela. Demi mengurus kedua buah hatinya, ia merelakan kariernya di sebuah perusahaan. Mulai dari situlah, hidup wanita yang tinggal di Jalan Arzimar, Kota Bogor itu berubah. Berhenti bekerja, bukan berarti aktivitasnya terhenti. Ia justru sukses menjadi salah satu pengusaha
di bidang properti.
Hidup adalah pilihan. Itulah yang dialami Nuraela. Wanita yang dua tahun bekerja di perusahaan Asuransi Jiwa Central Asia Raya memutuskan berhenti di tahun 1995. Hal itu dilakukan demi buah hatinya tercinta.
Meski tidak bekerja lagi, bukan berarti Nurhaela berhenti mencari penghasilan tambahan. Dengan keahlian membuat kuenya, pada 1995 ia memilih berjualan makanan ringan dan kue-kue untuk acara syukuran atau arisan. Berjalan empat tahun usaha kuenya semakin laris dan menyebar luas.
Hal ini membuat Sonny sapaan akrabnya mendapatkan keuntungan yang besar untuk melebarkan usahanya menjadi usaha katering. Dari usahanya itu, ibu paruh baya yang memang biasa hidup mandiri sejak kecil ini bisa bersama-sama dengan suami membuat rumah sendiri di Arzimar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor dan harus melepas usaha kateringnya.
Mengerjakan sendiri rumah impiannya mulai dari desain, pengerjaan dan lainnya, membuat alumni Universitas Pakuan ini paham akan cara membuat rumah dan perhitungannya biayanya.
Tak lama, kesempatan emas pun datang padanya, saat seorang temannya membuka lahan di Tanah Baru. Bak seorang arsitek handal, wanita kelahiran 1969 ini lalu mem­bangun sebuah rumah di lahan tersebut.(fla/c/er)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY