SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR UTARA – Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, bersama masyarakat RW 05 dan RW 09 mengadakan Minggu Bersih (Mingsih) di Jalan Pembangunan. Sebelumnya, aparatur kelurahan juga melaksanakan Jumat Bersih (Jumsih) di sepanjang Kali Ciabagolok, Jalan Raya Kedunghalang, RW 1 dan RW O6. Tujuannya untuk memotivasi masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar sangatlah penting bagi semua. ”Jadi, demi menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, Kelurahan Kedunghalang mengajak masyarakat khususnya di RW 01, 05, 06 dan 09 melakukan kerja bakti bersama setiap Jumat dan Minggu,” ujar Lurah Kedunghalang Nun Zirwan kepada Metropolitan di lokasi, kemarin.Selain itu, lanjut Nun Zirwan, kerja bakti ini dilakukan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman. Sehingga terciptanya kerja sama antarmasyarakat dan mengajak masyarakat sadar akan dampak buruk yang disebabkan bila membuang sampah sembarangan di selokan (Kali Cibagolo, red) atau di jalanan. Karena bisa mengakibatkan banjir serta penyakit yang dapat datang kapan saja. ”Saya berharap masyarakat dapat membiasakan diri hidup bersih dan sehat setiap saat. Bukan hanya saat dilakukan kerja bakti bersama atau lomba kebersihan saja,” harapnya. Dari hasil pantauan, secara bersama warga Kelurahan Kedunghalang membersihkan rumput yang ada di median jalan, sampah dan saluran yang penuh lumpur di depan rumah warga masing-masing. Sebab, belakangan ini jika musim hujan datang sering tergenang. Bahkan, air masuk sampai dalam halaman rumah warga.
Untuk itu, sejumlah warga meminta kepada Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, khususnya Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) mau membantu membersihkan saluran Kali Cibagolo yang berada di RW 1, 6, 11, 12, 13 dan 14 dengan alat yang lebih memadai. Sebab, kali tersebut sudah mulai mendangkal. Sehingga mengganggu kelancaran air mengalir. Bahkan, bila hujan turun lebat, airnya tumpah ke jalan raya. ”Jadi, percuma kami terus membersihkan kali ini kalau lumpurnya tidak diangkat-angkat. Makanya, kami ber­harap walikota Bogor menurunkan alat beratnya untuk ngangkat lumpur di Kali Cibagolo,” imbuh seorang warga RW 06 yang mengaku bernama Iyang (45). (tur/ar/ram/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY