SHARE

METROPOLITAN.ID | Yogyakarta – Setiap musim liburan, seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru, DI Yogyakarta (DIY) selalu dikepung kemacetan. Tidak saja di Kota Yogyakarta, tetapi juga wilayah kabupaten, seperti Sleman, Bantul, Gunung Kidul, dan Kulon Progo. Tidak saja warga setempat yang jengkel dan mengeluh karena aktivitas mereka terganggu, warga luar pun demikian.Agus Haryanto, warga Parung, Bogor, yang liburan di Gunung Kidul, merasakan bagaimana macetnya jalanan di wilayah tenggara DIY ini.”Saya kemarin dari Pantai Indrayanti, ketika balik ke Yogyakarta, kemacetan atau antrean kendaraan sudah terjadi dari Wonosari hingga Patuk, yang jaraknya lebih dari 15 kilometer. Ini sangat parah, lebih parah dari Jakarta,” ujar pria asal Cangkringan, Sleman, DIY, ini, Jumat (1/1).Saat dia memasuki Jalan Kaliurang, kemacetan juga masih mengadangnya. Banyaknya kendaraan membuat laju perjalanannya rata-rata hanya 20km/jam.”Selain memang padat kendaraan, juga karena lampu merah. Antrean panjang terjadi di lampu merah Dayu (Jl Kaliurang Km 8) dan Ngasem (Jl Kaliurang Km 9),” kata Agus.Pengamatan SP, di dua lokasi tersebut, memang terjadi antrean atau kemacetan sepanjang lebih dari satu kilometer. Hal ini diakibatkan karena lajur antrean hanya satu kendaraan.Di Kota Yogyakarta, Malioboro tentu saja menjadi pusat kemacetan. Banyaknya warga yang ingin ke pusat kota ini menjadikan kemacetan sepanjang Malioboro. “Saya enggan ke Malioboro, cari masalah saja kalau liburan begini. Kalau tidak penting, mending tidak usah. Kalau pun ke sana, harus di bawah pukul 08.00,” kata Lina, warga setempat.Keluhan dirasakan Yulia, warga Bekasi. Wanita asli Yogyakarta ini, saat pulang ke kampung halamannya, dibuat kesal karena kemacetan. “Bayangkan saja, dari Badran (rumahnya) hingga Pasar Pathuk, yang jaraknya tidak sampai tiga kilometer, butuh waktu hampir satu jam. Benar-benar tidak nyaman lagi Yogya ini,” ujarnya.Wilayah lain yang diliputi kemacetan, adalah Jalan Magelang, ringroad utara, Barek, dan Jalan Kaliurang. (BERITASATU)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY