SHARE

METROPOLITAN.ID | PARUNG – Sudah bukan hal yang tabu lagi jika kawasan Parung dan Kemang disebut surganya pria hidung belang yang mencari kenikmatan sesaat. Namun, aktivitas tersebut dimanfaatkan oknum bandar narkoba di dalam lingkungan tersebut.
Belum lama ini tiga pengedar dan satu bandar sabu di wilayah hukum Parung berhasil diamankan jajaran reskrim Polsek Parung. “Seharusnya polisi merazia kos-kosan karena tempat itu kerap tidak terjamah. Pasalnya, para bandar narkoba sering menyatu dengan penghuni lain di kos-kosan,” ujar Sayuti warga Kampung Jabonmekar, kemarin.
Menurut Sayuti, masyarakat asli di wilayah Parung dan Kemang sudah sangat menolak adanya prostitusi dan kini dimanfaatkan bandar narkoba untuk beroperasi. Ia berharap pemerintah daerah bisa tegas dan dapat membersihkan dua nama wilayah tersebut yang notaben banyak lembaga pendidikan agama seperti pesantren berdiri.
Menanggapi hal ini, Kapolsek Parung Kompol Asep Supriadi mengatakan, memang banyak laporan terkait kosan yang dijadikan tempat mesum dan tempat transaksi narkoba. Pihaknya pun telah melakukan pemantauan. “Kami akan terus berantas narkoba di wilayah Parung. Buktinya, kemarin empat tersangka dapat kita amankan. Tapi kita tidak puas sampai di situ dan akan mempersempit ruang gerak mereka,” pungkasnya. (pb/yok/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY