SHARE

METROPOLITAN.ID – Kombinasi Jamie Vardy dan Riyad Mahrez belum kembali tokcer untuk Leicester City yang menyudahi laga teranyarnya dengan hasil seri. Leicester pulang dari Villa Park markas Aston Villa dengan hasil imbang 1-1. The Foxes unggul lebih dulu lewat gol Shinji Okazaki di menit ke-28 sebelum The Villans menyamakan melalui Rudy Gestede di menit ke-75.
Kenyataan tersebut membuat Mahrez si pencetak 14 gol untuk Leicester di seluruh ajang musim ini dan Vardy yang telah membuat 15 gol di Premier League, melanjutkan masa pacekliknya.
Hasil di Villa Park membuat Vardy belum kembali membuat  gol untuk Leicester sejak kemenangan 2-1 atas Chelsea pada 15 Desember. Sedangkan, Mahrez berpuasa selepas membuat sepasang gol atas Everton (3-2) pada 19 Desember.
Dalam periode puasa gol keduanya, Leicester telah menjalani enam pertandingan di seluruh ajang dengan hasil satu kemenangan, empat kali seri dan satu kekalahan. Total empat gol dibuatnya, ia juga kebobolan empat gol. Empat gol yang dicetak Leicester di periode tersebut dibuat Marcin Wasilewski, Robert Huth dan Okazaki (dua gol).
Menilik laga teranyar tim besutan Claudio Ranieri itu, Vardy dan Mahrez bukannya tanpa peluang, setidaknya masing-masing ada satu momen untuk mereka.
Vardy sempat melepaskan tembakan lambung cantik ke gawang Villa, namun kiper Mark Bunn masih dapat menepisnya. Momen itu sendiri berujung pada gol Okazaki yang memanfaatkan bola muntah. Di injury time, bola sepakan Vardy juga belum mendapatkan hasil yang ia inginkan.
Sementara Mahrez malah sempat dapat jatah mengeksekusi tendangan penalti usai sebuah pelanggaran, namun arah bola tembakannya masih bisa dibaca dengan jitu oleh kiper. Itu merupakan kali kedua di 2016 Mahrez gagal cetak gol penalti setelah sebelumnya melakukan hal serupa dalam laga lawan Bournemouth.
Saat ini, Leicester setidaknya memang masih mampu bercokol di puncak klasemen Premier League walaupun dengan keunggulan tipis. Nsmun, Ranieri tentu berharap masa paceklik kedua pemain andalannya tersebut segera berakhir demi memberi dorongan lebih untuk Leicester dalam mengarungi paruh kedua musim ini.
”Malam ini kami kehilangan dua poin. Kami memulai dengan baik, dengan membuat sebuah gol. Namun setelah kami gagal memaksimalkan penalti, para pemain Aston Villa mendapat semangat baru. Jika saja kami membuat gol kedua, kami akan menyudahi perlawanan mereka,” ujar Ranieri. (de/yok/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY